Wah! Christian Bale Jadi Villain di ‘Thor: Love and Thunder’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Film Thor: Love and Thunder bakal menampilkan kejutan baru. Aktor Christian Bale bakan ikut main, namun  sebagai villain alias penjahat.

Kabar keterlibatan Bale ini disampaikan pemeran Valkyrie, Tessa Thompson. Namun, belum ada informasi resmi dari Marvel, siapa nama tokoh villain yang dimainkan Christian Bale dala Thor terbaru ini.

“Christian Bale akan memainkan karakter penjahat kami. Dia akan menjadi penjahat yang sangat fantastis,” ujar Thompson kepada Entertainment Tonight, Minggu 8 Maret 2020.

Selain Bale, Thompson juga mengungkapkan banyak wajah baru juga lama yang bermunculan di Thor: Love and Thunder. Salah satunya adalah Jane Foster yang diperankan Natalie Portman.

Film arahan sutradara asal Selandia Baru, Taika Waititi, tersebut akan dirilis pada November 2021. Seperti dilansir di laman Metro, Waititi menyebut karya terbarunya ini akan menjadi film Thor yang terbesar.

“Ini akan menjadi lebih besar, keras, dan bombastis. Itu hanya menarik bagi saya jika kita menggandakan Thor: Ragnarok yang gila,” ujarnya.

Thor: Love and Thunder diumumkan oleh Marvel pada Juli 2019 lalu di San Diego Comic-Con. Ini merupakan film keempat, setelah sebelumnya ada Thor yang dirilis pada 2011, Thor: The Dark World yang tayang pada 2013, dan Thor: Ragnarok yang tayang pada 2017.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas dan Layanan Kesehatan Merata di Papua

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pembangunan Papua terus menunjukkan kemajuan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah tidakhanya berfokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat Papua memperoleh akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Berbagai program yang dijalankan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmenmenghadirkan kesejahteraan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.Di sektor pendidikan, pemerintah terus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat Papua melalui berbagai kebijakan afirmatif. Langkah tersebut menjadi jawaban atastantangan geografis, keterbatasan fasilitas, dan kondisi ekonomi yang selama ini menghambatakses pendidikan. Dengan semakin terbukanya kesempatan memperoleh pendidikanberkualitas, generasi muda Papua diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sekaligus memutusrantai kemiskinan melalui pendidikan.Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini