100 Hari Kerja Jokowi, Survei IPO: TNI dan Kemlu Berkinerja Baik

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Persepsi publik menilai Kementerian Luar Negeri menjadi kementerian yang berkinerja baik selama 100 hari kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil itu dipaparkan lembaga survei bernama Indonesia Political Opinion (IPO) pada Minggu 9 Februari 2020.

Dalam survei yang melibatkan 1.600 responden, Kemlu dinilai paling dipercaya masyarakat berkinerja baik dengan skor 84 persen. Disusul kemudian Kementerian PUPR (80,3 persen), Kementerian BUMN (77 persen), dan seterusnya.

Sementara kementerian dengan skor paling rendah adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga (17 persen), Kementerian Tenaga Kerja (24 persen) dan Kementerian Riset dan Teknologi (27 persen).

Survei IPO 100 Hari Kerja Jokowi
Survei IPO 100 Hari Kerja Jokowi

Kemudian untuk lembaga, TNI menjadi lembaga negara yang dinilai berkinerja paling baik (84 persen), lalu Badan SAR Nasional (80,3 persen) dan seterusnya. Faktor dipercaya karena hasil kerja, konsistensi, popularitas, pintar, tegas, dan lainnya.

Namun, IPO tidak memberi peringkat seluruh lembaga, melainkan hanya menulis 10 lembaga yang dianggap berkinerja baik. Sementara lembaga berkinerja buruk menjadi pertanyaan berbeda.

Survei IPO 100 Hari Kerja Jokowi
Survei IPO 100 Hari Kerja Jokowi

Hasilnya, lembaga yang kinerjanya paling buruk adalah Polri (70,5 persen), PSSI (66 persen), DPR (63,7 persen), dan seterusnya. Data survei diambil pada 10-31 Januari dengan teknik wellbeing purposive sampling (WPS) yang membuat populasi terbesar diambil sampel lebih besar.

Data lapangan dianalisis 25 coder expert dan 20 persen dicek ulang melalui telepon. Namun tak disebut populasi dalam survei ini, nasional atau provinsi tertentu. Juga tak disebut margin of errornya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat 

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua terus menunjukkan arahpembangunan yang semakin tepat sasaran. Pemerintah tidak hanya membangun infrastrukturuntuk memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memastikan manfaat pembangunandapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan. Kabupaten Nabire menjadi salah satu daerah yang memperlihatkanbagaimana PSN mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.PSN di Papua dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataanpembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Selamabertahun-tahun, tantangan pembangunan di Papua tidak hanya berkaitan dengan akseswilayah, tetapi juga keterbatasan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, pemerintah kinimenempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan PSN agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomirakyat.Di Nabire, dampak PSN mulai terlihat dari tumbuhnya sektor usaha produktif masyarakat, khususnya pada bidang peternakan dan ketahanan pangan. Program pemerintah yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal berhasil membuka peluang usaha baru bagimasyarakat asli Papua. Kondisi tersebut menjadi perkembangan penting karena masyarakatkini semakin terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan.Pelaku UMKM peternak ayam petelur, Kuryana Ramande, menjadi salah satu contohbagaimana PSN mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Usaha yang dijalankan sejak membantu keluarga pada 2022 hingga berkembang secaramandiri pada 2024 memperlihatkan adanya perubahan pola pikir masyarakat untuk lebihberani membangun usaha sendiri.Pada awal menjalankan usaha, masih terdapat keraguan terhadap kemampuan masyarakat asliPapua dalam mengelola usaha peternakan modern. Namun melalui dukungan program pemerintah dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, usaha tersebut berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.Usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan kini tidak hanya menjadi sumber pendapatankeluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Sejumlah wargaasli Papua ikut bekerja dalam pengelolaan peternakan, distribusi telur, hingga kegiatan usahalainnya yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah tersebut.PSN juga semakin diperkuat melalui program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah....
- Advertisement -

Baca berita yang ini