Gokil! Ditawari Rp 1,5 Triliun dari Barcelona untuk Richarlison, Everton Menolak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Manajemen klub Everton dianggap cukup gila menolak tawaran senilai 100 juta euro atau setara Rp 1,5 triliun dari Barcelona yang ingin memboyong Richarlison ke Camp Nou.

Mengutip Sky Sports, Rabu 29 Januari 2020, Barcelona sebenarnya sudah cukup lama mengincar pemain asal Brasil tersebut. Apalagi, kini Barca tengah mengahadapi krisis tukang gedor setelah Luiz Suarez diwajibkan istirahat empat bulan pasca operasi lutut.

Everton kabarnya sudah menolak mentah-mentah proposal yang ditawarkan petinggi Barcelona, Eric Abidal untuk Richarlison. Padahal, harga itu lebih dua kali lipat dibanding ketika Everton mendatangkan sang pemain dari Watford pada Juli 2018 silam, yakni senilai 40 juta poundsterling.

Salah satu alasan penolakan tersebut adalah Everton berniat memperkuat skuat dan tak mau melepas salah satu aset berharganya. Everton melihat penyerang berusia 22 tahun itu sebagai bagian dari masa depan klub.

Richarlison sejauh ini sudah tampil 60 kali bersama Everton dan mencetak 24 gol. Musim ini, dia bikin 10 gol dari 27 pertandingan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini