Anak Ma’ruf Amin Daftar ke Partai Gerindra

Baca Juga

MINEWS.ID, BANTEN – Putri kandung Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendaftar ke Partai Gerindra untuk maju menjadi bakal calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2020-2025. Dia ingin melakukan perubahan bersama partai tersebut.

“Harapan saya, ya tentu bisa bersama-sama dengan partai politik lainnya, khususnya partai Gerindra, bisa melakukan sebuah perubahan bersama. Sesuai dengan manifesto yang ada di partai Gerindra ini, bagaimana melakukan perubahan dan tadi saya juga sampaikan,” ujar Siti Nur Azizah usai mendaftarkan dan mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Walikota Tangsel di Gedung DPD Gerindra Banten.

Bersamaan dengan pencalonannya tersebut Siti Nur Azizah, mengaku telah mengundurkan diri sebagai PNS Ditjen Bimas Islam pada Kementerian Agama. Dia menegaskan hal tersebut merupakan komitmennya serius terjun ke dunia politik setelah 18 tahun mengabdi kepada negara.

Selain Gerindra, seperti dikutip Minggu 10 November 2019, Siti Nur Azizah mengaku juga sudah mendaftarkan diri ke partai politik (Parpol) lainnya seperti PDIP, PPP, PKB, PDI hingga PAN. Dia berharap parpol tersebut bisa menyamakan visi dan misi untuk mendukungnya maju di Pilkada Tangsel tahun depan.

Perempuan berkacamata itu mengaku mengikuti pemilihan walikota Tangsel bukan karena ayahnya saat ini seorang wakil presiden.

Dia menegaskan itu merupakan upaya dari bagian perubahan yang dia harapkan bisa terjadi bersama Gerindra.

Dia berharap partai besutan Prabowo itu bisa memberikan dukungannya terkait niatnya untuk berkontestasi di Pilkada Kota Tangsel tahun depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menjaga Aspirasi Tetap Murni di Tengah Agenda Pemulihan Ekonomi

Oleh: Dhita Karuniawati )*Demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan, dan aspirasi kepada pemerintah. Kebebasan berpendapat menjadi salah satu fondasipenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena memungkinkan lahirnyakebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan publik. Namun, di tengah upayamemperkuat pemulihan ekonomi nasional, penyampaian aspirasi perlu tetap dijagaagar tidak kehilangan substansinya akibat tindakan yang justru merugikan masyarakatluas.Demonstrasi merupakan instrumen demokrasi yang sah dan telah menjadi bagian dariperjalanan sejarah Indonesia. Berbagai perubahan kebijakan lahir dari dialog yang diawali oleh kritik masyarakat. Oleh karena itu, penyampaian aspirasi yang dilakukansecara damai dan bertanggung jawab bukan hanya menjadi hak warga negara, tetapijuga bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.Di era digital, dinamika penyampaian aspirasi tidak lagi hanya terjadi di ruang publik, tetapi juga di media sosial. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik dan memengaruhi persepsi masyarakat secara luas. Kondisi ini membuka peluang bagimunculnya disinformasi, provokasi, maupun narasi yang dapat memperkeruh situasiapabila tidak disikapi secara bijaksana. Karena itu, kedewasaan dalam bermedia sosialmenjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas demokrasi.Dalam konteks tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajakmahasiswa untuk menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi sertameningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan berbagai bentukprovokasi di ruang digital yang berpotensi memicu eskalasi situasi. Imbauan tersebutjuga menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bertanggung jawabagar ruang digital tidak menjadi sarana penyebaran informasi yang menyesatkan dan dapat mengganggu stabilitas sosial. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat ruang digital kini memiliki pengaruh besarterhadap dinamika di lapangan. Narasi yang dibangun melalui media sosial mampumenggerakkan opini publik, bahkan memicu tindakan spontan yang belum tentudidasarkan pada informasi yang utuh. Oleh sebab itu, literasi digital menjadi kebutuhanmendesak agar masyarakat dapat memilah informasi secara kritis sebelummenyebarkannya.Di sisi lain, organisasi kemahasiswaan juga menunjukkan komitmen terhadappenyampaian aspirasi yang bermartabat. Ketua Umum Pimpinan Pusat KesatuanMahasiswa Hindu Dharma Indonesia...
- Advertisement -

Baca berita yang ini