Airbus A320 Kok Bisa Nyangkut di JPO? Begini Penjelasannya

Baca Juga

MINEWS.ID, HARBIN – Melintas di kota yang penuh dengan jembatan penyebarangan orang (JPO) harus berhati-hati, jika tidak bakal bernasib seperti supir truk pembawa pesawat Airbus A320 ini. Tersangkut di bawah jembatan penyebarangan.

Peristiwa itu terjadi di Provinsi Harbin, China, namun tidak disebutkan waktu persisnya. Hanya saja, video yang dibuat Kantor Berita China Xinhua tersebut diunggah Viral Videos tanggal 21 Okt 2019.

Dalam video itu digambarkan posisi badan pesawat yang diangkut trailer khusus tersebut tampak menyentuh atap jembatan penyeberangan.

Awalnya sang supir kebingungan. Namun, akhirnya dia mencoba mengempesi sekitar 12 ban trailer tersebut, agar bisa membuat ruang yang cukup antara badan pesawat dan jembatan penyebarangan orang itu.

Setelah ruang itu terbentuk dengan perlahan sang supir menjalankan truk trailernya hingga seluruh badan pesawat melewati jembatan tersebut.

Ketika seluruh badan pesawat sudah melewati jembatan, sang supir pun memompa kembali ban trailernya dan melanjutkan perjalanan.

Berita Terbaru

Hilirisasi dan Jalan Indonesia Menuju Negara Industri Maju

*) Oleh : Viola AnastasiaIndonesia tengah berada pada momentum penting dalam menentukan arahpembangunan ekonominya di masa depan. Selama bertahun-tahun, Indonesia dikenalsebagai negara pengekspor bahan mentah seperti batu bara, nikel, kelapa sawit, hingga hasil tambang lainnya. Pola ekonomi semacam ini memang mampu menghasilkan devisa, tetapi nilai tambah yang diperoleh negara masih relatif terbatas. Ketika bahan mentah dijual langsung ke luar negeri tanpa diolah, keuntungan terbesarjustru dinikmati oleh negara pengimpor yang mengubah bahan tersebut menjadiproduk jadi bernilai tinggi. Karena itu, kebijakan hilirisasi hadir sebagai strategi besaruntuk mengubah struktur ekonomi Indonesia agar tidak lagi bergantung pada eksporbahan mentah semata.Hilirisasi pada dasarnya merupakan proses pengolahan sumber daya alam menjadi produk setengah jadi atau produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dalam konteks industri nikel misalnya, Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bijih mentah, tetapi mulai membangun smelter dan industri turunan seperti bahan baku bateraikendaraan listrik....
- Advertisement -

Baca berita yang ini