Baru Jabat Wamenag, Zainut Tauhid Sa’adi Tersandung Konten Porno

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporannya tentang dugaan peretasan akun Twitter miliknya.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengatakan Zainut diperiksa untuk dimintai klarifikasi perihal laporan yang dibuatnya.

Namun, Iwan tak menjelaskan secara rinci terkait apa saja yang diklarifikasi Zainut tentang laporannya itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan selain memanggil pihak pelapor, penyidik juga bakal memanggil pihak terlapor.

Tak hanya itu, lanjut Argo, penyidik juga akan memeriksa saksi ahli guna menentukan unsur pidana dalam laporan tersebut.

“Setelah memeriksa yang bersangkutan (Zainut, red), nanti saksi-saksi, lalu terlapor akan diperiksa untuk mengetahui siapa yang melakukan itu (peretasan akun),” katanya.

Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi mengaku akun Twitter-nya diretas. Akibatnya, akun sempat memunculkan konten dengan unsur pornografi, sekitar pukul 10.00 WIB pada Minggu 27 Oktober 2019.

“Akun Twitter saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab. Semua hal yang beredar atas nama saya adalah hoaks,” kata Zainut dalam keterangan tertulis.

Zainut mengaku baru menyadari ada konten berunsur pornografi saat pengelola akunnya, yakni Sya’ron Mubarok melaporkan kabar peretasan. Saat itu, banyak netizen yang sudah merespons.

“Baru diketahui setelah admin melaporkan bahwa ada seseorang yang mengendalikan akun Twitter tersebut tanpa izin (diretas), karena Twitter bisa dibuka dari device mana saja,” ujarnya.

 

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu

Oleh : Andhika RachmaPemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan. Salah satu program yang kini menjadi perhatian publik adalah Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis yang dinilaiefektif dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus menjawab tantangan ketimpanganakses pendidikan. Dalam konteks pembangunan nasional, kehadiran Sekolah Rakyat tidakhanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang dalam menciptakangenerasi unggul yang berdaya saing.Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwasekolah rakyat dibangun untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerimamanfaat dari golongan miskin ekstrem.Sekolah Rakyat hadir sebagai program afirmatif yang menyasar anak-anak dari keluarga tidakmampu. Program ini memberikan pendidikan secara gratis sepenuhnya, termasuk biayapendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan dasar siswa yang ditanggung oleh negara. Hal inimenjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagimenjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’timengatakan Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untukmengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuhdan berkembang menjadi bangsa yang hebat. Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hakbelajar secara layak dan bermutu.Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama(boarding school), yang memungkinkan pembinaan siswa dilakukan secara menyeluruh, baikdari aspek akademik maupun karakter. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menitikberatkanpada pembelajaran formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini