50 Ribu Orang Dievakuasi karena Kebakaran Hutan di California

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Kebakaran lahan dan hutan kembali melanda California, Amerika Serikat. Sedikitnya 50 ribu orang dievakuasi dari Los Angeles sejak Kamis 24 Oktober 2019, ketika kebakaran sudah tidak terkendalai.

“Kami mendesak semua orang untuk mengikuti evakuasi saat ini,” ujar juru bicara departemen pemadam kebakaran AS sebagaimana dikutip AFP.

Petugas pemadam kebakaran menyatakan bahwa api pertama kali menyala di dekat Santa Clarita, sekitar 65 kilometer dari Los Angeles, pada sore hari. Si jago merah dengan cepat merembet hingga menghanguskan 2.023 hektar lahan di sekitar Santa Clarita.

Api juga melalap rumah-rumah dan bangunan lain. Akibatnya, petugas terpaksa menutup sejumlah ruas jalan demi memberikan ruang bagi 500 petugas untuk memadamkan api.

Kebakaran ini terjadi ketika California memang sedang dalam kondisi darurat karena angin kencang dan suhu udara tinggi. Dengan tingkat kelembaban yang juga rendah, kebakaran sangat mudah terjadi.

California sendiri merupakan salah satu daerah paling rawan kebakaran. Hampir setiap tahun, California dilanda kebakaran besar-besaran yang menyebabkan polusi udara tinggi.

 

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini