Setan Merah Digunduli West Ham, Roy Keane: MU Tak Punya Kualitas!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Manchester United tak punya kualitas sebagai tim besar. Ya, itulah pernyataan mantan kapten MU Roy Keane menanggapi hasil buruk yang diraih Paul Pogba dkk dalam beberapa laga awal musim ini.

Bahkan, Keane mengaku tak bisa berpendapat banyak karena bingung dengan keadaan mantan timnya saat ini. Ia menyebut MU bermasalah karena telah kehilangan mentalitas sebagai tim raksasa.

“Tak ada kualitas, tak ada keinginan melakukan yang lebih baik, tidak ada pemimpin,” kata Keane, seperti dikutip dari The Telegraph, Senin 23 September 2019.

Kritikan pedas Keane ini disampaikannya setelah MU gasak habis-habisan oleh tim papan tengah West Ham United dalam laga pekan keenam Liga Inggris. MU digunduli The Hammers dengan skor 0-2 di London Stadium, Minggu 22 September 2019 malam WIB.

Dengan hasil tersebut, MU sementara ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris. Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu baru mengantongi delapan poin dari enam pertandingan.

Kekalahan ini menambah catatan buruk Solskjaer selama menukangi Setan Merah. Jika dihitung sejak musim lalu, ini kekalahan ketujuh MU dari 15 pertandingan terakhir.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini