Utak-atik Line Up Derby Milan

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Derby della Madonnina alias Derby Milan adalah sebuah pertandingan sepak bola antara dua klub raksasa Italia yaitu AC Milan dan Inter Milan. Kedua klub ini bakal kembali beradu dalam laga lanjutan Liga Italia pekan ke-4.

Laga tersebut akan berlangsung pada Minggu 22 September 2019 dini hari, pukul 01.35 WIB. Baik Marco Giampaolo maupun Antonio Conte yang adalah dua pelatih anyar di dua klub ini, tentu bakal mengincar poin penuh dari derby ini.

Jika melihat stastistik pertemuan dalam beberapa musim terakhir, I Rossoneri kalah superior dibandingkan I Nerazzurri. Dari enam pertandingan terakhir di Serie A kontra Inter, Milan tak pernah meraih kemenangan, dengan perincian tiga hasil imbang dan menelan tiga kekalahan.

Terakhir kali Milan berhasil membungkam Inter pada musim 2015-2016. Tepatnya pada laga pekan ke-22 Serie A, 1 Februari 2016, Milan menang tiga gol tanpa balas.

AC Milan selaku tuan rumah tentu berniat menyudahi hasil negatif tersebut. Kemenangan beruntun dalam dua laga terakhir di Serie A musim ini, menjadi modal berharga Milan untuk memetik tiga poin atas Inter.

Namun, sang rival bukan lawan yang begitu saja mudah untuk ditaklukkan. Sejak diasuh Conte pada awal musim ini, Inter tampil impresif. Mereka belum terkalahkan dalam empat pertandingan yang sudah dijalani pada musim 2019-2020. Dari empat laga tersebut, tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan dan itu terjadi di Serie A.

Berikut ini prediksi starting line up yang bakal diturunkan oleh kedua kubu:

Dari kubu Milan, Gianluigi Donnarumma akan mempertahankan posisinya sebagai penjaga gawang utama, dengan Andrea Conti sebagai bek kanan, dengan Mateo Musacchio dan Alessio Romagnoli sebagai bek tengah, serta Ricardo Rodriguez sebagai bek kiri.
Giampaolo nampak akan kembali menggunakan formasi 4-3-1-2 pada pertandingan.

Ismael Bennacer dapat mengisi posisi gelandang bertahan, dengan Franck Kessie dan Hakan Calhanoglu sebagai peran mezzala, dilengkapi oleh Suso sebagai gelandang serang. Selanjutnya untuk lini depan, akan ada duet antara Krzysztof Piatek dan Ante Rebic.

Sementara dari kubu Inter, posisi penjaga gawang bakal diisi Samir Handanovic. Mengingat Conte gemar memakai formasi 3-4-2-1, maka sektor pertahanan Nerrazurri terus diisi oleh tiga bek yaitu Diego Godin, Milan Skriniar, dan Stefan de Vrij.

Untuk lini tengah, tampaknya akan ada sedikit perubahan. Marcelo Brozovic dan Kwadwo Asamoah diharapkan dapat menjalin koneksi bersama Marcelo Lazaro dengan Nicolo Barrela untuk mengatur ritme permainan.

Lalu untuk menambah daya gedor di lini serang akan ada Stefano Sensi dan Matteo Politano. Keduanya bakal jadi pelayan bagi Romelu Lukaku yang diprediksi dipasang jadi penyerang tunggal.

Bagi penggemar Milan dan Inter, Selamat menyaksikan Derby Milan dini hari nanti.

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini