Koperasi Merah Putih dan Semangat Partisipasi Desa

Baca Juga

Oleh: Adnan Ramdani )*

Pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomiyang inklusif dan berkelanjutan. Ketika desa memiliki kapasitas ekonomi yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata dan ketimpangan antarwilayah dapatditekan. Berangkat dari semangat tersebut, pemerintah menghadirkan Program KoperasiDesa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatanberbasis gotong royong. Program ini tidak hanya bertujuan membentuk kelembagaanekonomi di tingkat desa, tetapi juga membangun partisipasi aktif masyarakat agar menjadipelaku utama pembangunan ekonomi di lingkungannya sendiri. Semangat kebersamaan yang menjadi ruh koperasi diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai-nilai kolektif yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.

KDMP hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pemerintah tidak sekadar membentukkoperasi sebagai badan usaha, tetapi juga mendorong pengelolaan yang profesional, transparan, dan berbasis potensi lokal. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkanmemperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, distribusi hasil produksi, pengadaankebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, koperasitidak hanya menjadi tempat berhimpun anggota, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitasekonomi desa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa KDMP merupakanbagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa sekaligusmemperpendek rantai distribusi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koperasi akan menjadiinstrumen yang menghubungkan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga konsumendalam satu ekosistem ekonomi yang lebih efisien. Ia menyampaikan bahwa keberhasilanprogram ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat desa, karena koperasi pada hakikatnya dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dengan semakin luasnya partisipasiwarga, koperasi diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergiantarkementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan agar operasionalKDMP berjalan optimal. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembagaekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkanproduktivitas desa, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta membuka peluang usaha barubagi generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah mendorong setiap desa untuk memanfaatkanpotensi unggulannya sehingga koperasi dapat berkembang sesuai karakteristik ekonomi lokal.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menilai bahwa KDMPmenjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat partisipasi masyarakat desadalam pembangunan. Menurutnya, desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek yang memiliki kemampuan mengelola sumber daya dan menentukan arah kemajuan ekonominya sendiri. Ia menekankan bahwa keberhasilan koperasisangat ditentukan oleh keterlibatan warga dalam proses perencanaan, pengelolaan, hinggapengawasan, sehingga seluruh manfaat ekonomi dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat.

Yandri menjelaskan bahwa pemerintah terus mendampingi desa melalui penguatan kapasitassumber daya manusia, peningkatan tata kelola kelembagaan, serta pemanfaatan teknologidigital dalam pengelolaan koperasi. Langkah tersebut bertujuan menciptakan koperasi yang sehat, profesional, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi modern. Menurutnya, ketika masyarakat merasa memiliki koperasi, maka rasa tanggung jawab untukmengembangkan usaha bersama akan tumbuh secara alami. Inilah yang menjadi kekuatanutama koperasi sebagai model pembangunan ekonomi berbasis partisipasi.

Semangat partisipasi desa yang tumbuh melalui KDMP juga mencerminkan nilai gotong royong yang telah lama menjadi identitas bangsa Indonesia. Dalam praktiknya, koperasimembuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi sesuai kapasitasmasing-masing, mulai dari petani, pelaku UMKM, perempuan, pemuda, hingga kelompokrentan. Keterlibatan yang luas tersebut akan memperkuat modal sosial desa sekaligusmeningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, baikakibat perubahan pasar maupun dinamika ekonomi global.

Lebih jauh, keberadaan koperasi diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomidesa melalui pengembangan usaha produktif yang berbasis potensi lokal. Produk pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kerajinan, hingga sektor jasa dapat dikelola secarakolektif sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi. Dengan dukungan aksespembiayaan, pemasaran, dan digitalisasi, koperasi dapat menjadi simpul penting dalammemperkuat rantai nilai ekonomi desa sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secaraberkelanjutan.

KDMP bukan sekadar program pembentukan lembaga ekonomi, melainkan gerakan nasionaluntuk membangun kemandirian desa melalui partisipasi masyarakat. Ketika pemerintahmenghadirkan regulasi, pendampingan, dan dukungan pembiayaan, masyarakatmenghadirkan semangat gotong royong, kepercayaan, serta komitmen untuk maju bersama. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan desa yang produktif, mandiri, dan sejahtera. Dengan partisipasi yang semakin kuat dari seluruh elemen masyarakat, KDMP berpotensi menjadi tonggak baru kebangkitan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat visiIndonesia menuju pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Keberhasilan KDMP pada akhirnya akan menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antarapemerintah dan masyarakat desa dalam membangun ekonomi nasional dari akar rumput, sekaligus memperkuat ketahanan sosial, memperluas pemerataan kesejahteraan, dan mewujudkan Indonesia yang semakin maju, mandiri, serta berdaya saing.

)* Pengamat Ekonomi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mengawal Penyempurnaan Koperasi Merah Putih

Oleh : Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus memperkuat upaya membangun ekonomi kerakyatan melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini