Masyarakat Diimbau Tetap Tenang, Aparat Kejar Pelaku Penembakan Warga Sipil di Yahukimo

Baca Juga

MataIndonesia, Yahukimo – Aparat gabungan TNI dan Polri terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Di tengah upaya tersebut, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan pihaknya telah berkoordinasi erat dengan kepolisian untuk mempercepat proses penangkapan pelaku. Menurutnya, langkah pengejaran dilakukan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan masyarakat serta memastikan aparat bergerak sesuai prosedur yang berlaku.

“Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini,” ujar Wirya.

Ia menjelaskan bahwa aparat gabungan saat ini melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok bersenjata tersebut. Operasi dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan informasi lapangan serta dukungan masyarakat setempat. Wirya menegaskan bahwa langkah pengejaran ini merupakan bagian dari komitmen negara untuk melindungi masyarakat sipil dari aksi kekerasan.

Selain itu, ia mengimbau warga Yahukimo dan sekitarnya agar tetap menjalankan aktivitas seperti biasa namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, stabilitas keamanan hanya dapat terjaga apabila masyarakat tidak terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.

“Tim gabungan terus menyisir area yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Percayakan penanganan ini kepada aparat keamanan yang sedang bekerja di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli taktis dan penyisiran wilayah merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya di daerah dengan tingkat kerawanan tertentu. Menurutnya, aparat mengedepankan pendekatan preventif guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Patroli taktis dan penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk memastikan wilayah tetap aman. Kami terus mengedepankan langkah terukur guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan operasi dilaksanakan secara transparan dan terkoordinasi antara TNI dan Polri. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat merasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan yang dapat memperburuk situasi.

“Seluruh kegiatan dilaksanakan secara transparan dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan masyarakat. Upaya ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis,” tegasnya.

Aparat juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga ketenangan di tengah situasi tersebut. Kolaborasi seluruh elemen dinilai penting agar kondisi keamanan tetap terjaga dan aktivitas pelayanan publik dapat berjalan normal.

Dengan langkah pengejaran yang terus berlangsung serta patroli keamanan yang ditingkatkan, aparat optimistis pelaku dapat segera ditangkap. Pemerintah memastikan bahwa perlindungan masyarakat sipil menjadi prioritas utama, sekaligus menunjukkan komitmen kuat negara dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Yahukimo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Tegaskan Komitmen Bongkar Jaringan Korupsi hingga Lingkar Dalam

MataIndonesia, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk membongkar praktik korupsi hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri keterlibatan pihak-pihak dalam...
- Advertisement -

Baca berita yang ini