Jangan Lupa, Undian Fase Grup Piala Dunia 2022 Digelar Jumat 1 April Sore WIB

Baca Juga

MATA INDONESIA, DOHA – Undian fase grup Piala Dunia 2022 akan digelar di Doha, Qatar Jumat 1 April pukul 17.30 WIB. Masih ada tiga tiket tersisa yang akan diperebutkan.

Sejauh ini sudah ada 29 negara yang memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar pada November mendatang. Teranyar, dua tiket diraih Amerika Serikat dan Meksiko.

Amerika Serikat ada di peringkat tiga Zona Concacaf di bawah Kanada sebagai juara grup dan Meksiko di posisi kedua. Sementara peringkat empat, Kosta Rika, akan menjalani babak play-off melawan wakil Zona Oseania, Selandia Baru.

Dalam undian nanti akan dibagi menjadi delapan grup dimana masing-masing grup diisi empat tim. Dua peringkat teratas masing-masing grup berhak melangkah ke babak fase gugur.

Sama seperti Liga Champions, ada tim-tim unggulan yang dipisahkan ke dalam Pot 1. Kemudian ada tim di Pot 2, Pot 3, dan Pot 4.

Pot 1
Qatar (Tuan Rumah), Brasil, Belgia, Pranis, Argentina, Inggris, Spanyol, Portugal

Pot 2
Belanda, Denmark, Jerman, Swiss, Uruguay, Kroasia, Amerika Serikat, Meksiko

Pot 3
Iran, Jepang, Maroko, Serbia, Polandia, Korea Selatan, Senegal, Tunisia

Pot 4
Ekuador, Arab Saudi, Ghana, Kamerun, Wales/Ukraina/Skotlandia, Selandia Baru/Kosta Rika, Peru/Australia/Uni Emirat Arab

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini