MATA INDONESIA, KIEV – Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengungkapkan bahwa sebanyak 20 ribu relawan asing telah mendaftar untuk berperang bersama Ukraina melawan invasi pasukan Rusia.
“Jumlah pelamar asing mendekati angka 20 ribu,” kata Menlu Dymtro Kuleba pada konferensi pers, melansir The New York Post, Senin, 7 Maret 2022.
“Veteran dan relawan berpengalaman dari 52 negara di dunia datang kepada kami. Ini keinginan mereka,” sambungnya.
Banyaknya orang yang ingin menjadi relawan dalam perang yang telah berlangsung sejak Kamis (24/2) itu, menyusul imbauan Presiden Volodymyr Zelenskyy yang pada pekan lalu meminta warga dunia untuk bergabung dengan pertahanan Ukraina.
Presiden Zelenskyy bahkan mencabut persyaratan visa untuk para relawan asing. Mantan komedian itu menambahkan bahwa sekitar 16 ribu pejuang telah secara sukarela bergabung dengan Ukraina.
Dalam akun Facebook, Kementerian Pertahanan Ukraina juga meminta pelamar dengan pengalaman tempur yang memiliki kewarganegaraan selain Ukraina untuk berdiri bersama Ukraina melawan invasi Rusia.
“Inilah waktunya untuk bertindak! Bergabunglah dengan Legiun Internasional Pertahanan Teritorial!” tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
