Polisi Sita Ribuan Miras Ilegal di Kawasan Kuta Mandalika Jelang MotoGP

Baca Juga

MATA INDONESIA, NTB-Ribuan botol minuman keras (miras) tanpa izin diamankan polisi di Kawasan Kuta Mandalika, jelang perhelatan MotoGP 2022.

Kasat Resnarkoba Polres Lombok Tengah Iptu Hizkia Siagian mengatakan, ribuan botol miras disita dari beberapa hotel yang berada di kawasan Kuta Mandalika

“Hasilnya ada 1.023 botol minuman keras tanpa surat izin yang kita amankan,” kata Hizkia dalam keterangannya, Sabtu 5 Maret 2022.

Hizkia menjelaskan, 1.023 botol tersebut telah diamankan pada Sabtu (26/2) lalu dan Rabu (2/3).

Kegiatan razia minuman keras itu merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan, sebagai upaya menciptakan situasi kondusif menjelang perhelatan Grand Prix Of Indonesia (MotoGP 2022) di Sirkuit Mandalika.

“Kegiatan razia ini akan kami terus laksanakan menjelang perhelatan MotoGP 2022,” katanya.

Sedangkan untuk para penjual minuman keras tersebut, saat ini sudah didata dan nantinya akan dimintai keterangan karena telah menjual minuman keras tanpa izin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini