Cekidot Gaes! Maskapai Ini Beri Harga Spesial untuk Wisatawan Indonesia yang Mau Terbang ke Australia

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Qantas hari ini meluncurkan program keuntungan baru untuk pelanggannya yang bepergian ke Australia, berupa diskon eksklusif untuk menikmati sejumlah atraksi lokal pilihan.

Berkolaborasi dengan badan pariwisata di negara-negara bagian Australia, program Qantas Passenger Perks ini diharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan internasional dan memberikan nilai lebih bagi liburan mereka.

Pelanggan dapat menggunakan bukti pemesanan penerbangan internasional Qantas mereka untuk mendapatkan lebih dari 40 penawaran khusus untuk menikmati keindahan alam dan budaya di berbagai kota di Australia. Atraksi yang ditawarkan mencakup:

Penggemar petualangan dapat menikmati potongan harga 20% dari BridgeClimb Sydney atau 30% dari kelas selancar di Pantai Bondi yang ikonik

Pecinta kuliner akan diuntungkan oleh berbagai penawaran spesial di sejumlah restoran Neil Perry, Jacob’s Creek Food dan Wine Masterclass, dan D’Arenberg Winery di Australia Selatan

Pecinta alam dapat pergi snorkeling bersama penyu di Gold Coast, mengamati paus di Port Macquarie, atau mengangkasa bersama Aviair Bungle Bungle Adventurer di Australia Barat

Qantas bekerja sama dengan seluruh negara bagian dan teritori di Australia untuk mengkurasi atraksi terbaik bagi pelanggan, dan akan menyajikan berbagai penawaran baru di bulan-bulan mendatang.

Qantas Chief Marketing Officer Stephanie Tully mengatakan bahwa pilihan ragam atraksi tersebut ditujukan untuk menjadikan Australia sebagai destinasi liburan internasional favorit wisatawan.

”Sebagai maskapai nasional, kami bangga dapat menjalin kerja sama dengan para mitra pariwisata Australia untuk mempromosikan keunikan negara kami pada wisatawan di seluruh dunia,” ungkap Tully, dikutip dari keterangan pers tertulis, Selasa, 30 Juli 2019.

Hingga akhir Maret 2019, Australia telah menyambut 9,3 juta wisatawan internasional yang separuhnya berasal dari Asia. Kunjungan mereka telah membawa AUS$44,3 miliar untuk perekonomian Australia.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan Qantas Passenger Perks, pelanggan Qantas yang telah memesan penerbangan internasional dapat mengunjungi qantas.com/passengerperks/id. Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati lebih banyak manfaat baik saat terbang maupun usai mendarat, dengan bergabung di Qantas Frequent Flyer secara gratis.

Di samping itu, pelanggan internasional dapat diuntungkan dengan tarif Qantas Explorer, yang menawarkan harga spesial untuk penerbangan domestik di seluruh Australia saat melakukan penerbangan internasional dengan Qantas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini