Egy Maulana Vikri Hapus FK Senica dari Profil Instagram, Kontraknya Nggak Diperpanjang?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masa depan Egy Maulana Vikri bersama FK Senica semakin jelas. Pemain asal Medan itu menghapus klub Slovakia itu di profil Instagram pribadinya.

Masa depan Egy bersama FK Senica memang masih belum jelas walaupun kontraknya habis per 31 Desember 2021. Durasi kontrak Egy dengan klub cuma enam bulan.

Egy memberikan sinyal bahwa dia tidak lagi memperkuat FK Senica dengan menghapus nama klub tersebut di profil Instagramnya. Di situ hanya tertulis Egy Maulana Vikri dan tulisan Indonesia lengkap dengan bendera Merah Putih.

Sebenarnya Egy tak tampil buruk bersama FK Senica. Dia tampil selama 678 menit dengan mencetak dua gol dan empat assist. Catatan ini jauh lebih baik dibandingkan saat memperkuat Lechia Gdansk yang hanya tampil 133 menit.

Egy juga mendapat penghargaan sebagai pencetak gol terbaik bulan November Liga Slovakia. Sepertinya, pemain kidal itu punya rencana lain dalam kariernya di masa depan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dan FK Senica maupun Egy.

Saat ini Egy dan pemain timnas Indonesia lainnya sedang menjalani karantina usai tampil di Piala AFF 2020. Skuat Garuda mengakhiri turnamen sebagai runner-up usai dikalahkan Thailand dengan agregat 2-6.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini