Seandainya Pensiun, Pengganti Valentino Rossi Sudah Disiapkan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Usia benar-benar tak bisa dilawan oleh Valentino Rossi. Banyak pihak yang menyarankan ia segera pensiun dari MotoGP mengingat usianya sudah kepala empat.

Apalagi Rossi diketahui tampil buruk di paruh musim 2019 ini. Bos Yamaha Lin Jarvis rupanya tak mau ambi pusing, ia ternyata sudah menyiapkan pengganti, jika Rossi memutuskan untuk pensiun.

Jarvis menyebut The Doctor sudah tak lagi bisa bersaing dengan pembalap-pembalap muda seperti Marc Marquez dan Maverick Vinales. Selain itu, ia menegaskan bahwa Rossi tak punya masa depan bersama tim Monster Energy Yamaha.

“Kami tidak akan mempertahankan Valentino Rossi untuk selanjutnya,” kata Jarvis, seperti dikutip dari Marca, Kamis 25 Juli 2019.

Meskipun Rossi punya nama besar dan legendaris, Jarvis berkata kepopuleran MotoGP tak akan redup meski pembalap asal Italia itu memutuskan pensiun. Menurutnya, saat ini persaingan pembalap jauh lebih kompetitif.

Namun, Jarvis mengaku tak mungkin bisa melupakan kehebatan Rossi di masa jayanya yang sudah mengoleksi rekor gelar sampai saat ini, yakni tujuh kali juara dunia MotoGP, satu gelar kelas 125cc dan satu kali juara kelas 250cc.

Peran Rossi dianggap masih sangat penting di dunia MotoGP. Jika tak jadi pembalap lagi, Jarvis berencana mengajak Rossi untuk berperan sebagai duta Yamaha.

Musim ini, Rossi baru mengoleksi dua podium, berkat finis kedua di seri Argentina dan Austin. Ia berada di peringkat keenam pada klasemen pembalap MotoGP dengan koleksi 80 poin, tertinggal 105 poin dari Marc Marquez yang berada di puncak klasemen sementara.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini