Pola Pendekatan Teritori di Papua Bertujuan untuk Menyentuh Masyarakat Secara Langsung

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pola pendekatan teritori yang terdiri dari Kodim dan Babinsa akan dikedepankan agar masyarakat bisa merasa tersentuh secara langsung. Tindakan ini merupakan salah satu poin penting dalam kebijakan Panglima TNI yang terus disosialisasikan khususnya kepada masyarakat Papua.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro mengunjungi Kodim Persiapan Puncak, Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis 521/DY, Satgas Paskhas TNI AU, dan Koramil 1714-03/Ilaga. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan Panglima TNI terkait pola pendekatan yang akan diterapkan di Tanah Papua.

Selain itu, Danrem juga menyerahkan sembako yang akhirnya diterima masing-masing Dansatgas sebagai bentuk perhatian.

“Kebijakan Panglima TNI pastinya ada niat baik yang dinilai dapat menjadi jawaban bagi pengamanan di wilayah Papua Kabupaten Puncak, yang kerap kali menjadi polemik bahkan menjadi hambatan dialog untuk menyelesaikan permasalahan Papua,” kata Danrem.

Maka agar kebijakan tersebut bisa berjalan baik, dibutuhkan dukungan dari jajaran terbawah hingga paling atas.

“Sebagai Badan Pelaksana sepatutnya kita mendukung program-program yang direncakan oleh pimpinan dengan cara melaksanakan segala perintah yang diberikan, hindari segala macam bentuk pelanggaran dan menjaga nama baik satuan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini