Diduga Lecehkan Nabi Muhammad SAW, Joseph Suryadi Lapor Polisi Ngaku HP-nya Hilang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Joseph Suryadi menjadi trending topic di Twitter dengan dugaan melecehkan Nabi Muhammad SAW. Joseph melapor polisi dan mengaku hp miliknya hilang.

Tagar #TangkapJosephSuryadi menggema di Twitter sejak Senin 13 Desember 2021. Netizen meminta polisi menangkap pria yang diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Beredar sebuah foto pria yang diduga Joseph Suryadi di Twitter. Dalam postingan itu, terlihat pria memakai baju dan celana pendek biru berkaca mata.

Joseph Suryadi diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW via karikatur dan kalimat tak senonoh. Dalam sebuah tangkapan layar yang diduga berasal dari handphone Joseph, terlihat karikatur pria dan wanita.

Dalam captionnya, Joseph menuliskan kalimat tak senonoh yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW dan menyamakannya dengan sosok HW, ustaz yang mencabuli 12 santriwati.

Anggota Binmas Polsek Tanjung Duren, Ipda Sunarno mengatakan, Joseph Suryadi sudah melapor ke Polda Metro Jaya karena kehilangan telepon genggamnya.

“Dari info yang dapat, tadi itu kakaknya pagi tadi udah ke Polsek Tanjung Duren melaporkan dan sama dianya juga bahwa HP yang bersangkutan itu hilang sejak Hari Kamis 9 Desember 2021 lalu,” ujarnya.

Postingan yang kemudian membuat Joseph Suryadi menjadi tertuduh pelaku penistaan agama diduga terjadi setelah ponsel tersebut hilang. Menurut Ipda Sunarno, Joseph Suryadi telah lapor ke Polda Metro Jaya atas kejadian ini.

“Begitu hilang itulah akhirnya digunakan untuk itu. Begitu hilang karena ini masalah IT dan dia udah datang ke Polsek akhirnya kita arahkan ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan HP-nya ilang itu. Dengan HP-nya ilang itu kan akhirnya dipake untuk begitu (posting penghinaan Nabi Muhammad SAW),” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini