Sah! Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Dikukuhkan Jadi Ketua Umum PB ISSI

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) periode 2021-2025.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Sabtu 11 Desember 2021. Plt Sesmenpora Jonni Mardizal berharap cabang olahraga balap sepeda Tanah Air bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 yang akan datang.

“Pertama, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf dan salam hormat dari Bapak Menpora Zainudin Amali yang tidak dapat hadir secara fisik dalam pengukuhan ini, saat bersamaan sedang di luar kota dalam rangka sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional,” katanya.

Jonni mengatakan, balap sepeda merupakan salah satu cabang olahraga yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Sehingga, dengan itu PB ISSI diharap dapat mempersiapkan diri untuk lolos kualfikasi Olimpiade Paris 2024.

“Juga perlu diingat bahwa dalam DBON ini menerapkan sistem promosi dan degradasi. Oleh karenanya PB ISSI harus bisa berprestasi dan mempertahankan tempatnya sebagai salah satu cabor yang diunggulkan,” ujarnya.

Selain itu, PB ISSI juga diminta untuk mempersiapkan atletnya dalam menghadapi ajang SEA Games dan Asian Games ke depan.

“Bapak Menpora berharap agar kepengurusan yang baru ini akan membawa harapan baru dan melanjutkan program yang baik dari kepengurusan lama yang mungkin belum dapat dilaksanakan karena satu dan lain hal, untuk itu kerjasama antar-personel dalam kepengurusan ini sangat diharapkan,” ungkapnya.

Jonni juga berharap pengembangan dan peningkatan kualitas atlet balap sepeda Indonesia dapat ditingkatkan. Peran daerah, disebutnya sangat penting dalam hal ini.

“Pengembangan dan peningkatan kualitas pelatih harus diperhatikan. Kegiatan Rakernas yang akan dilaksanakan secara berbarengan ini juga diharap dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan program kerja strategis ke depannya,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini