Ini Lho Alasan Pesepakbola Inggris Elkan Baggott Mau Jadi WNI

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pesepakbola asal Inggris, Elkan Baggott membeberkan alasannya mau menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kira-kira apa ya?

Elkan sudah menerima KTP (Kartu Tanda Penduduk) Elektronik, Selasa 9 November 2021. Dengan demikian, dia memiliki syarat untuk tampil bersama timnas Indonesia.

Elkan memiliki darah Indonesia dari ibunya, sementara ayahnya merupakan warga negara Inggris. Saat ini pemain dengan tinggi 194 cm itu bermain di klub Inggris, Ipswich Town.

Keluarga menjadi alasan utama Elkan memilih menjadi WNI. Padahal, dia punya peluang bagus untuk masuk ke timnas Inggris. Tapi, dia memilih untuk memperkuat skuat Garuda.

“Saya memutuskan menjadi WNI karena, pertama, keluarga. Saya bangga bisa mewakili keluarga dan negara (timnas Indonesia). Selain itu rasa cinta dari fans membuat saya serasa di rumah sendiri,” katanya.

Sudah menjadi WNI, Elkan bertekad memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia. Piala AFF 2020 di Singapura menjadi agenda terdekat.

“Kami pergi ke turnamen itu dengan tujuan untuk menang dan menjadi juara, tidak sekadar bertanding,” ungkapnya.

Di Piala AFF, Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Turnamen antarnegara ASEAN ini digelar pada 5 Desember hingga 1 Januari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini