Presiden Jokowi akan Jajal Sirkuit Mandalika

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mencoba Sirkuit Mandalika. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. ”Tapi harus ditunda karena ada kegiatan kenegaraan lain yang lebih penting,” kata Bamsoet, Selasa, 19 Oktober 2021.

Sepeda motor milik Presiden Jokowi sudah tiba di Sirkuit Mandalika. Bamsoet  memastikan Jokowi akan keliling sirkuit dalam beberapa hari ke depan. Di sosial media beredar foto sepeda motor custom Kawasaki W175 milik Jokowi mendarat di Lombok. Sepeda motor itulah yang akan digunakan Jokowi untuk keliling sirkuit.

Sirkuit Mandalika akan menggelar dua kegiatan internasional pada November mendatang. Pertama adalah kejuaraan balap sepeda motor junior Asia Talent Cup pada 12-14 November.  Setelah itu berlanjut dengan seri terakhir Kejuaraan Dunia Superbike (World Superbike/WSBK) pada 19-21 November. Di waktu yang sama Asia Talent Cup juga digelar untuk kedua kalinya di Sirkuit Mandalika. Sebanyak 2.000 tiket akan ditawarkan dengan harga mulai Rp 600 ribu hingga Rp 19,5 juta.

Sementara itu, Sirkuit Mandalika mengonfirmasi kesiapan mereka menggelar balapan WSBK pada pertengahan November dan menyambut MotoGP 2022. Konstruksi aspal sudah selesai 100 persen dan siap digunakan.

Sirkuit Mandalika masuk dalam kalender sementara terbaru MotoGP 2022. Jika tidak ada halangan, MotoGP Indonesia akan dilangsungkan pada 20 Maret tahun depan. Itu bakal menjadi seri kedua setelah balapan pembuka di Qatar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini