BKN Tambah 15 Titik Lokasi Mudahkan Peserta untuk SKD CPNS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Untuk memudahkan para peserta melakukan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021, Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN menambah 15 titik lokasi (tilok).

Lokasi tersebut merupakan tilok mandiri selain Kantor Pusat BKN, Kanreg BKN maupun UPT BKN.

Karo Humas BKN Satya Pratama mengatakan penambahan tilok bertujuan untuk mengakomodasi peserta SKD yang sulit menjangkau beberapa lokasi ujian di sejumlah wilayah.

“Tilok mandiri BKN ini sejak awal didesain untuk mengurangi pergerakan peserta lintas provinsi, sekaligus menampung peserta yang tidak mungkin mengikuti seleksi dari tilok BKN eksisting,” katanya, Jumat 10 September 2021.

Selain itu penambahan ini juga untuk meminimalisir pergerakan masif antar provinsi. Hal ini mengingat masih adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan amsyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

Berikut 15 tilok mandiri SKD CPNS:

Jakarta I: GOR Wira Yudha Jakarta Timur

Jakarta II: Gedung Nanggala Kopasus Jakarta Timur

Provinsi D.I. Yogyakarta: Jogja EXPO Center Bantul

Provinsi Jawa Tengah: Semarang Bale Merapi PRPP Semarang

Provinsi Jawa Timur: Jatim International Expo Surabaya

Provinsi Jawa Barat: Secaba Rindam III Siliwangi Kota Bandung

Provinsi Banten: Gedung Maulana Yusuf Korem 064 Serang

Provinsi Sulawesi Tenggara: Hotel Azizah Kendari

Provinsi Lampung: Aula Sudirman Makoren 043/Garuda Hitam Bandar Lampung

Provinsi Sumatera Utara: Balai Prajurit Makodam I/BB Kota Medan

Kanreg VI BKN Medan

Provinsi Kalimantan Timur: Gedung Pertemuan Balai Sudirman Kota Balikpapan,

Provinsi Riau: Gedung Olahraga Remaja Dispora Kota Pekanbaru

Provinsi Sumatera Barat: Aula Al Hadi Said Batalyon Infanteri 133/YS Kota Padang

Provinsi Aceh: Politeknik Aceh Kota Banda Aceh. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini