Kisah Sukses Pengusaha Muda Bangun Clothing Line

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Membangun sebuah bisnis bukan perkara mudah. Tapi, hal ini sukses dilakukan seorang Young Entrepreneur, Angga Taufik Harahap.

Angga adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang clothing dengan nama Paradism. Dia mengaku, awalnya ide bisnis ini hanyalah iseng dan akhirnya bisa meraih cukup kesuksesan.

“Paradism itu clothing brand yang dibuat di 2018. Paradism terdiri dari dua kata, Paradise dan Me. Awalnya Paradies, tapi kayaknya biasa aja kata itu. Jadi akhirnya kita ‘slang’ jadi paradise+me,” kata Angga, kepad Mata Indonesia TV.

“Pada awalnya bangun bisnis ini sekadar iseng. Saat itu libur kuliah dan berpikir ngapain ya ngisi libur kuliah. Akhirnya mencoba bisnis dan berpikir apa yang relate atau berhubungan sama gue. Karena gua suka clothing, makanya bikin clothing line sendiri,” ujarnya.

Rasanya hampir tidak ada seseorang yang terjun ke dunia bisni untuk pertama kali langsung meraih kesuksesan. Hal ini juga dirasakan Angga.

“Awalnya nggak langsung seperti ini, banyak customer komplain terkait sablon yang kurang bagus. Akhirnya kami belajar terus dan berusaha lebih baik lagi,” ucapnya.

Usaha yang dibuat saat kuliah itu membuat Angga sedikit kesulitan mendapatkan modal. Dia menggunakan uang jajan yang diberikan orang tuanya sebagai modal.

“Modal awal dari uang jajan dari orangtua, kumpulin bareng2. Modal awal 400 ribu Rupiah. Pas gagal nyesak sih. Setelah itu kumpulin modal lagi kedua dan sampai seperti sekarang,” ujarnya.

Sebagai pengusaha muda, Angga memiliki pesan kepada mereka yang ingin membangun bisnis untuk pertama kalinya. Mau tau? Tonton selengkapnya di video berikut ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini