Auto Gokil! Wanita Ini Viral Usai Melahirkan 17 Bayi Sekaligus, Ini Faktanya

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Wanita bernama Catherine Bridge dari Amerika Serikat (AS) menjadi viral di media sosial. Pasalnya, ia disebut tengah hamil dan melahirkan 17 anak kembar identik sekaligus.

Bersamaan dengan cerita tersebut muncul juga foto yang menunjukkan seorang wanita tampak bergaya mengambil Swafoto di depan cermin dengan perut membengkak ekstrem.

“Catherine Bridge melahirkan 17 bayi laki-laki kembar identik yang indah,” tulis salah satu pengguna Facebook yang menyebarkan cerita.

“Ya tuhan, kok bisa!” balas netizen lain dalam komentar.

Terkait hal tersebut beberapa halaman pengecekan fakta seperti Snopes, Hoax or Facts, dan Hoax Slayer menyebut cerita Catherine Bridge hoaks alias kabar palsu. Cerita ini sudah beredar sejak tahun 2014 pertama kali dibuat oleh portal berita palsu World News Daily Report.

“Sementara foto tidak biasa dari wanita yang sedang swafoto adalah gambar yang sudah direkayasa dari seorang ibu hamil biasa,” tulis Hoax or Facts seperti dikutip pada Rabu 26 Juni 2019.

Rekor wanita hamil dengan anak terbanyak sekaligus dan selamat menurut Guinness World Records masih dipegang oleh Nadya Suleman dari California. Pada tahun 2009 lalu ia melahirkan delapan anak setelah sebelumnya mengikuti program kehamilan berbantu.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini