Vaksin Merah Putih Siap Dipakai April 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro optimistis vaksin Merah Putih karya asli Indonesia bisa masuk dalam program vaksinasi nasional pada 2022 mendatang.

Adapun munculnya berbagai mutasi baru dari Covid-19, Bambang memastikan hal itu tak akan berpengaruh pada pengembangan vaksin.

“Masih sesuai time line, karena Bio Farma sendiri sedang fokus untuk Sinovac,” kata Bambang, Rabu 7 April 2021.

Mengenai targetnya, Bambang berkata vaksin Merah Putih diharapkan masuk dalam program vaksinasi pada April atau triwulan kedua 2022.

“Paling lambat triwulan kedua 2022, mudah-mudahan sudah bisa ikut program vaksinasi,” ujarnya.

Sampai saat ini, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman sudah menyiapkan bibit vaksin subnit protein rekombinan ekspresi mammalian dan sedang menyelesaikan yang ekspresi ragi. Begitu juga Universitas Airlangga (UNAIR) akan melakukan uji praklinis sebelum masuk pada manufaktur.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Eijkman Amin Soebandrio mengatakan mutasi virus corona penyebab Covid-19 menjadi tantangan dalam pengembangan vaksin Merah Putih.

“Sebagai vaksin yang masih tahap pengembangan dan juga disiapkan untuk kesinambungan, maka lebih baik kalau bibit vaksinnya sudah diuji juga dengan varian virus baru agar efikasinya tinggi,” kata Bambang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini