Soal Brutal di Era Jokowi, Ngabalin Semprot Bambang Widjojanto

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin naik pitam dengan pernyataan pengacara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhyono, Bambang Widjojanto yang menilai pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan brutalitas demokratik.

“Waktu saya ditanya, apa komentar saya? Atas pernyataan Bambang Widjoyanto saya bilang, lucu geli,” kata Ngabalin dalam pesan singkat, Sabtu (13/3).

Dia menilai BW salah sasaran dan tidak sepantasnya menuduh Jokowi dalam kisruh partai berlambang mercy. Menurut Ngabalin pernyataan BW menyesatkan.

“Di mana logikanya masalah internal partai politik kemudian partai itu dinilai telah diserang negara, kekuasaan dan pemerintahan diserang,” katanya.

Dia menilai kata brutal sepatutnya tidak diucapkan oleh BW. Ngabalin justru mempertanyakan siapa yang melakukan tindak kekerasan dalam kesemerawutan PD.

“Siapa yang anda maksud dengan brutal itu, diera pak Jokowi siapa yang kurang ajar, yang anda masuk siapa? Masa seorang BW berbicara seperti itu aduh sayang sekali,” katanya.

Sementara itu Ngabalin meminta agar BW bertindak selayaknya pengacara yang professional yaitu tidak menabrak hukum.

“Tidak perlu menyerang pemerintah. Berkali-kali kami pemerintah terang-terangan terbuka ke ruang publik, masa sih tidak pakai akal sehat, pekerja pasti bekerja secara profesional ada UU ada anggaran dasar rumah tangga,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini