IBL Dapat Izin, Digelar 10 Maret

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2021 bisa bergulir pada 10 Maret setelah mendapatkan lampu hijau dari pihak kepolisian.

IBL sejatinya dimulai pada 15 Januari 2021 hingga 22 Maret. Tapi, rencana tersbut terpaksa diundur menjadi 10 Maret karena alasan Pandemi Covid-19.

IBL akan akan berlangsung dalam dua fase. Fase pertama babak penyisihan digelar di Robinson Cisarua Resort 10 Maret hingga 10 April untuk pertandingan empat seri.

Seri pertama digelar 10-15 Maret, seri kedua berlangsung 18-23 Maret, berlanjut seri ketiga pada 26-31 Maret dan ditutup seri keempat 5-10 April.

Fase kedua adalah babak play-off, semifinal, dan final yang akan digelar di Mahaka Square Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai 23 Mei sampai 6 Juni.

“Kami menerima surat izin dari kepolisian pada 21.24 WIB (Jumat, 5 Maret) dan diteruskan informasi utamanya kepada para klub-klub IBL dan mitra sponsor, pendukung. Alhamdulillah, IBL 2021 dipastikan bergulir,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, Sabtu 6 Maret 2021.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, Kemenpora, BNPB, Kementerian Kesehatan dan semua pihak yang telah membantu hingga IBL 2021 dapat digelar,” ujarnya.

“Hal ini merupakan awal baik dari kembalinya perjalanan bola basket nasional pasca genap 1 tahun terhenti sejak pandemi. Dengan proses persiapan yang cukup panjang, diharapkan seluruh pihak terlibat dapat bekerja bersama-sama secara maksimal dan saling menjaga kepercayaan yang diberikan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini