Fahim, Kelompok Neo-JI yang Beradaptasi dan Berkembang

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Sebanyak 22 terduga teroris kelompok Fahim di Jawa Timur berhasil diringkus oleh Tim Densus 88. Pengamat intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta menegaskan bahwa Fahim termasuk  kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang mampu berkembang.

“Ini adalah kelompok JI yang selama ini berhasil konsolidasi dan adaptasi gerakan dan mampu berkembang,” kata Stanislaus kepada Mata Indonesia News, Kamis 4 Maret 2021.

Ia juga menilai bahwa sebagian pihak menyebut Fahim sebagai gerakan Neo-JI atau transformasi dari JI. Mengingat kelompok tersebut sudah dibubarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2007 lalu.

“Sebagian analis menyebut mereka dengan Neo-JI karena merupakan perkembangan dari kelompok JI yang terdahulu,” kata Stanislaus.

Sebelumnya, Densus 88 mengungkap bahwa 12 teroris yang ditangkap sudah membuat bunker dan merancang sejumlah aksi teror. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan bahwa bunker tersebut  berfungsi untuk tempat persembunyian dan penyimpanan senjata.

“Merancang bunker tempat merakit bom dan senjata. Persiapan tempat penyimpanan senjata dan tempat pelarian setelah melakukan teror,” kata Rusdi.

Hingga kini, operasi pendindakan masih terus dikembangkan di Jawa Timur. Rusdi juga mengatakan bahwa nantinya mereka akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Jakarta.

Dalam operasi ini awalnya Densus 88 mengamankan 12 tersangka teroris, kemudian disusul 10 tersangka lainnya pada Selasa 2 Maret 2021 dan Rabu 3 Maret 2021. Mereka tersebar di Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto dan Malang.

Dalam penangkapan ini, tim Densus 88 mengamankan barang bukti antara lain 50 butir peluru 9mm, pistol rakitan jenis FN, bendera daulat berwarna hitam dan putih sebanyak 4 bendera, 8 pisau, 2 samurai, 3 golok dan 23 senjata tajam lainnya berbentuk busur.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas dan Layanan Kesehatan Merata di Papua

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pembangunan Papua terus menunjukkan kemajuan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah tidakhanya berfokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat Papua memperoleh akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Berbagai program yang dijalankan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmenmenghadirkan kesejahteraan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.Di sektor pendidikan, pemerintah terus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat Papua melalui berbagai kebijakan afirmatif. Langkah tersebut menjadi jawaban atastantangan geografis, keterbatasan fasilitas, dan kondisi ekonomi yang selama ini menghambatakses pendidikan. Dengan semakin terbukanya kesempatan memperoleh pendidikanberkualitas, generasi muda Papua diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sekaligus memutusrantai kemiskinan melalui pendidikan.Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini