Perayaan Unik Hari Valentine di Berbagai Negara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Valentine atau hari kasih sayang menjadi momen spesial bagi setiap pasangan. Beberapa negara  ikut merayakan. Valentine biasanya identik dengan bunga dan coklat, namun terdapat beberapa negara yang merayakannya dengan cara unik.

Mulai dari sendok cinta hingga mengukir melon. Berikut beberapa hal unik di sejumlah negara saat merayakan hari Valentine.

  • Wales – Sendok Cinta

Setiap 25 Januari, para Pria di Wales akan memberikan sendok cinta sebagai hadiah Valentine. Sendok ini terbuat dari kayu dengan ukiran hati. Tradisi ini dimulai sejak abad ke 17. Sendok kayu ini dijadikan sebagai ungkapan rasa cinta sang pria kepada perempuan yang disukai. Seiring berkembangnya waktu, sendok cinta ini memiliki beberapa jenis ukiran yang memiliki arti berbeda. Ada yang berarti keberuntungan, dukungan, merayakan pernikahan dan kelahiran.

  • Guatemala – Parade Topeng dan Busana Unik

Hari Valentine di Guatemala dinamakan El Dia del Carino, yaitu masyarakat Guatemala berdandan menggunakan topeng bulu dan busana unik. Parade ini terinspirasi dari suku maya sebagai bentuk mengekspresikan rasa sayang mereka kepada orang-orang disekitarnya.

  • Latvia – Stiker Valentine

Sejak 1990, penduduk Latvia merayakan hari Valentine dengan menempelkan stiker di wajah mereka. Tidak hanya itu, mereka juga berdandan layaknya orang terdekat mereka. Hal ini untuk menunjukkan rasa kasih sayang.

  • Ghana – Hari Cokelat Nasional

Sejak 14 Februari 2007, Ghana dinobatkan sebagai Hari Cokelat Nasional. Hal ini diakibatkan, Ghana merupakan salah satu negara pengekspor kokoa terbesar di dunia. Hari Cokelat ini dilakukan untuk menarik wisatawan. Terdapat pameran-pameran cokelat dengan menu-menu spesial di setiap restoran di Ghana.

  • Malaysia – Lempar Buah Jeruk

Pada hari Valentine, perempuan keturunan Tionghoa di Malaysia menuliskan nomor mereka di sebuah jeruk lalu melemparkannya ke sungai. Mereka berharap, ada seorang laki-laki yang menemukan jeruk tersebut dan menghubunginya. Lucunya, kebanyakan dari buah-buah jeruk itu diambil oleh penjual untuk dijual kembali.

  • Inggris – Daun Salam di atas Bantal

Di Inggris, para wanita biasa meletakkan lima lembar daun salam di atas bantal mereka saat malam hari Valentine. Mereka menaruh daun ini di setiap sudut dan bagian tengah bantal. Mereka berharap, daun-daun ini akan mendatangkan mimpi tentang suami masa depan mereka. Sebelum meletakkan daun di atas bantal, mereka membasahi daun tersebut dengan air mawar.

  • Denmark – Surat Candaan

Di Denmark, para pria memberikan Gaekkebrev, yaitu surat candaan yang berisi syair atau sajak lucu. Surat ini ditulis di atas secarik kertas yang dipotong dengan potongan unik dan ditandatangani tanpa menggunakan nama pengirim. Jika wanita dapat menebak siapa pengirimnya, ia akan mendapatkan telur paskah di akhir tahunnya.

  • Afrika Selatan – Lupercalia

Pada hari Valentine, para gadis di Afrika Selatan akan menggunakan sebuah pin yang bertuliskan nama pria yang mereka cintai. Tulisan ini berada di lengan baju mereka. Festival ini disebut sebagai festival kesuburan pada masa romawi kuno.

  • Filipina – Wedding Day

Di Filipina, hari Valentine dilakukan dengan mengadakan pernikahan massal. Ratusan pasangan menyewa berbagai tempat untuk mengadakan pernikahan bersama-sama.

  • Korea Selatan – White Day dan Black Day

Di Korea Selatan, para wanita akan memberikan cokelat dan bunga kepada sang Pria. Setelah itu, para pria membalas kado yang diberikan. Hal ini dinamakan White Day. Selain itu, terdapat juga Black Day yang dikhususkan untuk para jomblo. Para jomblo ini memakai baju seba hitam sambil makan jjangmeyon dan minum kopi hitam.

  • Jepang – Cokelat

Di Jepang, hari Valentine dirayakan dengan membagikan cokelat Honmei-choko, sedangkan Giri-chiko diberikan untuk teman atau rekan kerja. Cokelat ini diberikan sebagai ekspresi ungkapan perasaan.

Pada 14 Februari, para wanita memberikan cokelat tersebut kepada para pria sebagai ekspresi perasaan mereka. Selanjutnya, pada 14 Maret, para pria harus mengembalikan hadiah tersebut. Giri-choko bisa dikembalikan sesuai bentuk aslinya, sedangkan honmei-chiko harus dikembalikan dengan harga berkali-kali lipat dari harga aslinya. Para pria Jepang biasanya mengembalikan Honmei-choko dalam bentuk perhiasan, lingerie atau kado romantis lainnya.

  • Jerman – Simbol Babi

Di Jerman, hari Valentine diberi simbol babi. Simbol ini dianggap memiliki keberuntungan dan gairah.

  • Prancis – Bertukar Kartu

Di Prancis, hari Valentine dilakukan dengan bertukar kartu. Loterie d’amour atau lotre cinta merupakan tradisi di mana pria dan wanita akan berkumpul di dua rumah yang saling berhadapan. Mereka akan saling memanggil nama. Jika sang pria tidak tertarik, para wanita yang tidak terpilih akan berkumpul di api unggun untuk membakar foto pria yang menolaknya.

  • Peru – Bertukar Anggrek

Hari Valentine di Peru dilakukan dengan bertukar Anggrek. Hal ini dikarenakan bunga Anggrek merupakan khas Peru.

  • Brazil – Ritual Santo Anthony

Di Brazil, para wanita lajang akan melakukan ritual. Ritual ini dilakukan setelah hari Valentine. Mereka berharap, Santo Anthony akan memberikan mereka suami.

  • Cina – Mengukir Melon

Di Cina, hari Valentine dinamakan Qi Xi atau Festival Malam Ketujuh. Festival ini jatuh pada hari ketujuh bulan lunar setiap tahunnya. Selama Qi Xi, para wanita muda menyiapkan persembahan melon yang diukir dan buah lainnya. Buah ini akan diberikan kepada putri surgawi dengan harapan mendapatkan suami yang baik. Sedangkan para suami istri datang ke kuil untuk berdoa demi kebahagiaan dan kemakmuran.

Reporter : Ade Amalia Choerunisa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini