Inilah Skuat Pelatih dan Pemain Persebaya di Liga I Musim 2019

Baca Juga

MINEWS, SURABAYA – Sabtu 11 Mei 2019 malam menjadi hari bersejarah bagi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Tim berjuluk ‘Bajul Ijo’ tersebut secara resmi memperkenalkan 28 pemainnya yang akan memperkuat klub berlaga Liga 1 musim kompetisi 2019.

Sekitar 25 ribu suporternya, Bonek Mania pun menjadi saksi perkenalan satu per satu nama pemain dan tim pelatih Persebaya. “Inilah skuad Persebaya untuk mengarungi Liga 1 tahun 2019,” kata pembawa acara di lapangan, Adjie.

Diawali dari pelatih kepala, Djadjang Nurdjaman, kemudian asisten pelatih teknik Bejo Sugiantoro, asisten pelatih fisik Rudi Eka, serta pelatih kiper M. Hadi.

Berikutnya, bergiliran tiga kiper “Bajul Ijo” masing-masing Miswar Saputra, Abdul Rohim serta Imam Arif diperkenalkan. Selanjutnya, pemain lainnya juga dipanggil bergantian menuju panggung dengan iringan asap serta kembang api yang berada di tepi lapangan.

Seperi Hansamu Yama Pranata, lalu Novan Setya Sasongko, Otavio Dutra, Andri Muladi, Muhammad Syaifuddin, Abu Rizal Maulana, Ruben Sanadi, Koko Ari Araya, Rahmat Irianto, Damian Lizio.

Kemudian, Manuchehr Jalilov, Nelson Alom, Muhammad Hidayat, Misbakus Solikin, Fandi Eko Utomo, Rendi Irwan, Muhammad Kemaludin, Zullfikar Akhmad, Oktavianus Fernando, Elisa Basna, Amido Balde, Alwi Slamat, Osvaldo Haay, Irfan Jaya dan Supriadi.

Usai peluncuran tim, lima pemuka agama mengajak suporter dan masyarakat Surabaya mendoakan agar Persebaya sukses di kompetisi Liga 1 yang akan dimulai pekan depan. “Semoga Persebaya meraih kesuksesan dan pemainnya selalu sehat. Begitu juga suporter Bonek Mania agar tetap semangat memberikan dukungan untuk kekayaan Persebaya,” kata ketua PCNU Kota Surabaya Muhibin Zuhri yang memimpin doa bersama.

Usai peluncuran dan doa, juga digelar pertandingan uji coba bertajuk “Jogo Suroboyo Game” yang berakhir dengan skor 2-1. Dua gol Persebaya dicetak menit ke-8 oleh Otavio Dutra dan menit ke-45 oleh Damian Lizio, sedangkan gol tunggal Persela dilesakkan Alex dos Santos menit ke-46.

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini