Klopp: Lawan Man City Selalu Menyulitkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Duel seru tersaji antara Manchester City melawan Liverpool di Stadion Etihad. Menurut Pep Guardiola, menghadapi City selalu memberikan kesulitan tersendiri.

City akan berhadapan dengan Liverpool, Minggu 8 November 2020. Ini adalah duel dua tim yang dijagokan kembali bersaing memperebutkan titel Liga Premier Inggris musim 2020/21.

Posisi di klasemen memang sedikit berbeda. Liverpool duduk di peringkat dua, sementara City di posisi 11. Meski demikian, The Citizens hanya terpaut lima poin saja dan memainkan satu laga lebih sedikit.

Sejak Guardiola melatih City di musim 2016/17, Manchester Biru tak pernah kalah lawan Liverpool di Stadio Etihad, termasuk musim lalu ketika Si Merah menjadi juara Liga Premier Inggris. Dari tiga laga, City menang dua kali dan satu kali imbang.

“Dalam semua situasi dan kondisi, pertandingan melawan City selalu menyulitkan. Bermain lawan City, di bawah asuhan Pep Guardiola, adalah sebuah ujian yang layak, tugas berat,” ujar pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dikutip dari Sky Sports, Minggu 8 November 2020.

“Saya tahu apa yang dikatakan banyak orang soal penampilan City belakangan ini, tapi mereka adalah tim sensasional. Itu sebabnya ini adalah laga penting, pertandingan sulit dan sangat penting,” katanya.

“Detail kecil bisa memengaruhi hasil akhir pertandingan. Jadi, kami harus memastikan memerhatikan detail kecil tersebut. Ini akan menjadi pertandingan level tinggi dan intensitas tinggi. Artinya kesalahan kecil bisa menentukan pertandingan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini