Bomber Maut Andalan Inter Milan Cedera

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Penyerang andalan Inter Milan, Romelu Lukaku mengalami cedera. Peamin asal Belgia dipastikan absen saat menghadapi Parma akhir pekan ini.

Lukaku adalah mesin gol Inter Milan musim ini. Dari lima laga Serie A yang sudah dijalani, mantan pemain Manchester United itu mengemas lima gol. Total, dia sudah mengemas tujuh gol dari enam laga di semua kompetisi.

Cedera Lukaku didapat saat Inter Milan menghadapi Shakhtar Donetsk di Liga Champions tengah pekan kemarin yang berakhir imbang tanpa gol. Ada masalah di paha kiri pemain 27 tahun tersebut.

“Romelu Lukaku menjalani pemeriksaan MRI di Institut Humanitas di Rozzano pagi ini (Kamis 29 Oktober) karena cedera yang terjadi saat pertandingan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk,” bunyi pernyataan Inter Milan, dikutip dari Football Italia, Jumat 30 Oktober 2020.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ada ketegangan otot di paha bagian kiri Lukaku. Kondisinya akan terus dipantau setiap hari,” tambah pernyataan Inter.

Tidak disebutkan berapa lama Lukaku harus menepi akibat cedera itu, tapi kemungkinan besar dia tak bisa bermain saat menghadapi Parma, Minggu 1 November 2020 dini hari WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini