Pesan Kaka untuk Milan: Jangan Kayak Arsenal, Main Bagus tapi Susah Juara

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Ricardo Kaka menilai AC Milan berada di jalur yang tepat karena memadukan pemain muda dan senior. Tapi, Kaka memperingatkan Milan jangan senasib seperti Arsenal.

Di bawah asuhan Stefano Pioli, Milan diisi banyak pemain muda yang dipadukan pemain senior seperti Zlatan Ibrahimovic. Sejauh ini, Rossoneri tampil apik dimana tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir.

Di Serie A, Milan belum kebobolan dalam tiga laga. Perpaduan pemain muda dan senior disebut Kaka sangat bagus. Permainan Milan juga enak dilihat. Tapi, Kaka memperingatkan Milan agar tak terlena. Dia tak ingin melihat Milan senasib seperti Arsenal di era Arsene Wenger.

Maksud Kaka adalah, Arsenal kerap dipenuhi pemain muda berbakat dan memainkan sepak bola enak dilihat, tapi The Gunners belum pernah lagi menjuarai Liga Primer Inggris sejak 2003/04.

“Saya suka tim Milan yang baru, tapi belajar dari pemain veteran sangat penting. Tanpa pemain veteran di Milan, mungkin saya tidak akan pernah seperti saat ini. Pemain-pemain muda saja tidak cukup,” ujar Kaka, dikutip dari Football Italia, Kamis 15 Oktober 2020.

“Lihat saja Arsenal. Permainan mereka bagus dan ada pemain-pemain muda, tapi mereka sudah lama tak memenangkan gelar. Milan harus lebih konkrit. Bagi saya lebih baik jika pemain senior dan muda berkualitas untuk masa depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mengawal Reformasi dengan Solusi Lebih Penting daripada Narasi Krisis

Oleh: Rian Suryono )*Wacana Reformasi Jilid II yang disampaikan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi bangsa saat ini. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mengedepankan solusi konkret jauh lebih penting dibanding membangunnarasi krisis yang berpotensi memperlemah optimisme publik.Tantangan ekonomi nasional memang menjadi perhatian banyak pihak. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian pasar internasional, dan perubahan dinamika geopolitik dunia memberikan tekanan terhadapberbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi tersebut menuntutpemerintah untuk bekerja lebih keras sekaligus lebih cermat dalammenyusun kebijakan.Pemerintah melalui Istana Kepresidenan menunjukkan sikap terbukaterhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Respons yang diberikan menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup ruang dialog dan tetap menghargai masukan dari berbagai kelompok, termasukmahasiswa.Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa tuntutanyang disampaikan mahasiswa diterima sebagai masukan yang berhargabagi pemerintah. Namun, ia menjelaskan bahwa persoalan ekonomimemiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga tidak dapatdiselesaikan secara instan dalam tenggat waktu tertentu.Penjelasan Prasetyo menunjukkan bahwa pengelolaan ekonomi nasionalmemerlukan proses...
- Advertisement -

Baca berita yang ini