Ronaldo Minta Dites Ulang Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Cristiano Ronaldo masih tak percaya dengan pengumuman resmi Federasi Sepak Bola Portugal, bahwa dirinya terjangkit Covid-19 setelah melewati tes medis.

Ronaldo pun mendesak untuk dilakukan tes ulang. Ia sepertinya tak terima jika harus tidak bisa main dalam laga Portugal menghadapi Swedia pada UEFA Nations League, Kamis 15 Oktober dinihari ini WIB.

Mengutip Sport, Selasa 14 Oktober 2020, Ronaldo juga meminta tes ulang karena dirinya tak merasakan gejala apapun. Ia juga khawatir akan timbul frustasi karena tak bisa melakukan aktivitas apapun dan diwajibkan karantina mandiri selama dua pekan.

Apalagi, Ronaldo tentunya tak mau melewatkan laga penting saat Juventus menghadapi Barcelona 28 Oktober 2020 mendatang. Laga itu jelas bergengsi, karena akan mempertemukan Ronaldo dengan Messi.

Dengan karantina selama dua pekan, Ronaldo tidak bisa melakukan persiapan bersama Juventus jelang melawan Barcelona pada 28 Oktober. Dikarantina sejak 13 Oktober, maka Ronaldo baru bebas pada 27 Oktober, atau satu hari sebelum menghadapi Barcelona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini