Masa Depan Icardi di Inter Milan Terjawab Sudah

Baca Juga

MINEWS, MILAN – Mauro Icardi pernah lama tak masuk daftar susunan pemain Inter di semua ajang beberapa waktu lalu. Selain mengalami cedera, pemain Argentina tersebut belum menemui kata sepakat persoalan kontrak.

Ketika itu, Icardi ingin kontraknya yang berlaku sampai 2021, ditinjau lagi. Agen sekaligus istrinya, Wanda Nara mengungkapkan saat itu massalah Icardi dengan Inter yang berlarut-larut sampai berimbas ke ruang ganti.

Bahkan pelatih Inter, Luciano Spalletti, sempat berselisih dengan Wanda Nara. Kini Masa depan Mauro Icardi di Inter Milan akhirnya sudah menemui titik terang.

“Kami akan lanjut di sini. Kami akan bertahan di sini…Dia sudah jauh lebih tenang sekarang,” kata Wanda dikutip dari ESPN, Senin 22 April 2019.

Diketahui, Icardi merupakan pemain penting dan menjadi tumpuan untuk mendulang gol untuk Inter Milan. Tercatat, pada musim ini sudah 16 gol dalam 32 penampilan.

Sebagian besar gol Icardi dibukukan di Liga Italia, ada 10 gol. Empat gol lain dicetak Icardi di Liga Champions, dia lainnya di ajang Coppa Italia.

Berita Terbaru

Trauma Healing, Upaya Strategis Negara Pulihkan Generasi Pascabencana Sumatra

Oleh : Nancy Dora  Bencana ekologis yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh kembali menegaskanbahwa dampak kebencanaan tidak berhenti pada kerusakan fisik dan kerugian material. Di balikrumah yang runtuh, jalan yang terputus, dan fasilitas umum yang rusak, terdapat luka psikis yang jauh lebih dalam, terutama pada anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Dalam konteks ini, trauma healing bukan sekadar program pelengkap pascabencana, melainkan menjadi upayastrategis negara untuk memulihkan dan melindungi masa depan generasi terdampak. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa anak-anak mencakup sekitar sepertiga dari total pengungsi pascabencana di Sumatra dan Aceh. Kondisi tersebut menempatkan mereka padasituasi krisis berlapis, mulai dari kehilangan rasa aman, keterputusan akses pendidikan, hinggatekanan psikologis akibat pengalaman traumatis. Wakil Ketua Komisi Perlindungan AnakIndonesia (KPAI), Jasra Putra, menegaskan bahwa pemulihan mental dan sosial anak harusditempatkan sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana, karena trauma yang tidaktertangani berpotensi menghambat perkembangan kognitif dan emosional anak dalam jangkapanjang. Pendekatan trauma healing yang didorong KPAI menempatkan anak bukan hanya sebagaikorban, tetapi sebagai subjek pemulihan yang aktif. Melalui konsep eco-healing, anak-anakdiajak berinteraksi kembali dengan lingkungan secara positif. Pendekatan ini menggabungkanpemulihan psikologis dengan edukasi ekologi, sehingga anak tidak tumbuh dengan rasa takutterhadap alam, melainkan dengan kesadaran untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Dalampraktiknya, material sisa bencana dimanfaatkan sebagai sarana ekspresi kreatif, seperti karya seniatau fasilitas belajar sederhana, yang membantu anak memaknai ulang pengalaman traumatissecara konstruktif. Lebih jauh, eco-healing juga diarahkan untuk membangun resiliensi jangka panjang denganmengintegrasikan kearifan lokal. Pelibatan tokoh adat seperti Ninik Mamak di Sumatra Barat dan Tuha Peuet di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini