Horor! Ikan Ini Menghisap Darah Seperti Vampir, Begini Bentuknya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Berbagai jenis ikan hidup di laut baik itu dipermukaan hingga di laut dalam. Bahkan ada jenis ikan yang tampilan menyeramkan dan dianggap sebagai pengganggu manusia.

Namun, dalam kenyataannya ikan menyeramkan sama sekali tak mengganggu manusia dan justru bermanfaat bagi lingkungannya.

Salah satu contoh dari hewan tersebut adalah lamprey laut. Ikan ini punya bentuk yang menakutkan, yang mulutnya tidak berahang tapi dipenuhi dengan gigi-gigi tajam.

Para peneliti sering menyebut lamprey laut sebagai ‘ikan vampir’ Penamaan tersebut memang tidak berlebihan. Sebab, lamprey laut memang makan dengan mengisap darah ikan lain yang ada di sekitarnya.

Karena cara makannya yang seperti itu, lamprey laut si ikan vampir sering dilabeli sebagai parasit laut. Meski demikian, sumbangsih lamprey laut bagi ekosistem ternyata lebih besar ketimbang ‘tabiat’-nya yang merugikan ikan lain.

Agensi kelautan Vermont Fish & Wildlife memaparkan bagaimana ikan vampir tersebut membantu lingkungan di sekitarnya. Biasanya, lamprey laut menggali bagian bawah sedimen dasar sungai dan menyaring makanan pada detritus (bahan organik mati) sebelum menuju samudera dan hidup sebagai parasit pada organisme lain ketika remaja.

Menjelang akhir hidup mereka, ikan vampir ini akan kembali ke air tawar untuk bertelur dan kemudian mati segera setelahnya. Nah, ketika lamprey laut mati, tubuh mereka akan mengalami dekomposisi dan mendaur ulang unsur hara ke dalam ekosistem sungai.

Meskipun lamprey laut bertahan hidup dengan menjadi ‘vampir’ dan mengisap darah ikan lain, mereka dikenal tidak menyerang manusia dan harus dibiarkan sendirian.

Vermont Fish & Wildlife pun meminta agar orang-orang yang menemui lamprey laut agar tidak takut, karena mereka tidak menjadi parasit ketika bertelur.

“Jika kamu melihat lamprey laut ketika bertelur atau sudah menjadi bangkai, jangan khawatir,” kata Will dalam posting Facebook. “Ikan itu memberikan sejumlah manfaat ekologis yang penting dan dianggap sebagai Spesies yang Paling Dibutuhkan Konservasi di Vermont dan New Hampshire.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini