Biar Gak Tegang-tegang Amat, Ini Tips Mencoblos Asyik Saat Pemilu 17 April Nanti

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Di tanggal 17 April nanti seluruh masyarakat Indonesia siap untuk menggunakan hak suaranya.

Sudah tentukan pilihan, gaes? Kamu harus banget mencoblos ya, jangan sampai golput. Karena suaramu menentukan nasib Indonesia 5 tahun ke depan.

Nah supaya gak tegang-tegang amat, bikin suasana pencoblosan nanti jadi asyik. Berikut ini beberapa tips mencoblos asyik saat Pemilu 17 April nanti.

  1. Mandi dulu, dandan yang rapih, wangi, siapa tau ketemu jodoh.
  2. Harus datang ke TPS, pilpres bukan indonesian idol, yang bisa vote lewat sms.
  3. Ingat, TPS buka jam 07.00-13.00, bukan alfamart yang buka 24 jam.
  4. Jangan memilih TPS yang jauh, karena yang dekat aja belum tentu jadian.
  5. Di TPS antri yang tertib, jangan mengharap dikasih snack atau makanan, karena ini bukan hajatan.
  6. Didalam bilik suara seperlunya saja, tidak usah selfie atau malah tidur, kasian yang ngantri.
  7. Buka surat suara, tidak perlu di video, ini bukan unboxing seperti di youtube
  8. Surat suara bukan surat cinta, tidak usah dibaca bolak balik, apalagi baca sambil senyum sendiri, dikira gak waras.
  9. Jangan pilih yang kebanyakan janji manis, pilih saja yang apa adanya, contohnya aku dan kamu😅
  10. Coblos sepenuh hati, jangan sepenuh jiwa, karena jika pilihanmu kalah, paling kamu sakit hati, tidak sakit jiwa.
  11. Setelah dicoblos, lipat kartu suara secara rapih, meskipun hatimu sedang berantakan😅
  12. Cari kotak suara, masukkan surat suara, jangan masukan amplop isi duit, karena KPU itu sudah kaya.
  13. Sebelum jarimu dicelup tinta, gak perlu diputer puter apalagi dijilat, emangnya oreo apa.
  14. Pulang gak perlu dadah dadah apalagi cium tangan petugas TPS, ntar ketahuan jomblonya.
  15. Pulang lewat jalan yang benar, masa lalumu yang tidak benar, tidak usah diulang lagi.

Sekian… semoga bisa menghibur gaes!

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini