Sah! Oli London Menikah dengan ‘Jimin BTS’, Acara Dihadiri Elvis Presley KW

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Bagi para penggemar K-pop pasti sudah tak asing lagi dengan pria bule bernama Oli London. Oli beberapa kali menjadi sorotan publik karena terobsesi mirip Jimin BTS.

Pria ini bahkan melakukan serangkaian operasi plastik agar mirip dengan Jimin. Tak hanya itu, mengikuti gaya busana atau rambut pun disesuaikan.

Baru-baru ini Oli kembali menjadi sorotan publik. Pria tersebut kini bahkan telah ‘menikahi’ Jimin dalam sebuah prosesi aneh oleh tiruan Elvis Presley. Tentunya bukan Jimin asli tapi versi cardboard cutout atau boneka kertas.

“Itu adalah acara yang emosional. Aku merasa sangat emosional. Jimin adalah idolaku. Aku menghabiskan banyak uang untuk operasi plastik agar terlihat seperti dia dan sekarang aku benar-benar menikahinya,” ungkap Oli London kepada Daily Mail.

“Aku tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan selanjutnya. Ini adalah hari terbahagia dalam hidupku. Aku hampir menangis,” lanjutnya. “Dia terlihat sangat bahagia. Lihat, dia selalu tersenyum. Dia tersenyum sepanjang hari,” kata Oli mengenai pasangannya.

Prosesi pernikahan Oli dengan ‘Jimin’ dihadiri sejumlah teman. Berdasarkan sejumlah foto dan video, acara tersebut cukup meriah. Seseorang bergaya Elvis Presley yang ‘menikahkan’ mereka.

Elvis Presle ‘KW’ itu juga menyanyikan lagu ‘That’s Alright Mama’ sebelum prosesi aneh itu dimulai. Ketika Elvis telah mengumumkan mereka sebagai pasangan hidup, Oli pun mencium boneka kertas tersebut selagi teman-temannya bersorak.

Pasangan Oli yang merupakan sebuah ‘cardboard cut out’ tentu tidak bisa menandatangani dokumen pernikahan. Karena itu, Oli lah yang melakukannya. “Aku pikir aku akan menandatanganinya untukmu, Jimin,” kata Oli.

“Ini adalah hari paling bahagia dalam hidupku. Menikahi Park Ji Min selalu menjadi mimpiku jadi aku super super senang bisa menikah dengannya dan ini akhirnya resmi. Aku bahkan punya sertifikat untuk membuktikannya, ditandatangani oleh Elvis Presley, raja rock and roll,” tutur pria 29 tahun itu.

Boneka seukuran Jimin yang terbuat dari kardus itu pun akan dibawa ke rumah Oli London yang memang sudah dipenuhi oleh poster dan barang-barang terkait Jimin BTS.

Setelah ini tampaknya Oli akan melakukan sejumlah operasi untuk memperbaiki wajahnya agar semakin mirip idol tersebut. Sebelumnya ia mengaku akan kembali mengoperasi hidup meski dikatakan dokter bisa copot atau menghitam.

Sebelumnya, Oli menjadi pembicaraan dikalangan penggemar K-Pop sejak pada Oktober 2018 lalu. Ia dikabarkan talah menghabiskan lebih dari 75.000 poundsterling atau sekira Rp 1,3 miliar untuk operasi agar terlihat seperti Jimin BTS.

Oli sangat tergila-gila dengan anggota dari boygroup populer Korea Selatan ini. Oli telah berusaha untuk terlihat seperti idolanya selama lima tahun terakhir. Sejak saat itu ia menjalani operasi lebih lanjut.

Hingga sekarang Oli telah menghabiskan 125.000 pundsterling atau sekira Rp 2,1 miliar dalam upaya agar penampilannya bisa sama seperti sang idola.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini