Secangkir Kopi Ini Dibanderol Rp13 Juta, Apa Istimewanya?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Jepang memang menjadi negara yang selalu menyuguhkan hal yang berbeda. Kali ini, sebuah kedai kopi di Osaka, The Munch menawarkan sensasi minum kopi berusia 22 tahun. Secangkir kopi tersebut dibandrol dengan harga 100 ribu yen atau setara Rp 13 juta.

Kanji Tanaka, pemilik dan satu-satunya karyawan The Münch, terbiasa dengan jenis kopi es yang disiman di lemari es sehingga ia bisa menyajikannya kepada pelanggan dengan cepat. Namun, satu kali ia lupa sejumlah kopi di kulkas tersimpan lebih dari setengah tahun.

Ia tak mungkin memberi kopi tersebut kepada pelanggannya, seperti dilansir Oddity Central, Sabtu, 21 September 2019, sebelum membuangnya, ia memutuskan untuk menyesap dan menikmati bagaimana rasanya. Sangat mengejutkan, kopi tersebut rupanya masih enak dan rasanya istimewa.

Waktu itu ia menemukan bahwa kopi yang berumur berbulan-bulan masih bisa diminum, tong-tong kayu kecil menjadi hal yang populer di Jepang.

Ia menaruh batch kopi yang telah dia lupakan di lemari es di tong kayu ini dan membiarkannya menua selama 10 tahun. Ketika dia mencicipinya satu dekade kemudian, rasanya manis, hampir seperti sirup.

Tanaka mulai menggunakan biji kopi mentah yang berumur 20 tahun, memanggangnya sendiri, menggilingnya dan akhirnya menyeduh kopi vintage yang sekarang terkenal menggunakan sistem Nel Drip mirip dengan dripper pourover atau Chemex.

Pada dasarnya, ia meletakkan bubuk kopi ke dalam saringan dan menuangkan air panas di atasnya. Hanya dia yang memiliki caranya sendiri dalam melakukan sesuatu.

Dirinya menuangkan air ke dalam cangkir dengan sangat lambat sehingga membutuhkan waktu 30 menit agar setetes cairan jatuh ke dalam wadah di bawah saringan.

Ia mengklaim bahwa dengan cara ini, kopi dikukus, yang mengeluarkan aroma dan rasa manisnya, sementara juga menghilangkan rasa pahitnya. Minuman tersebut kemudian disimpan di tong kayu kecil yang telah digunakan Tanaka selama beberapa dekade.

Kopi vintage disajikan langsung dari tong kayu ini, melalui keran yang tergabung, dan dituangkan ke dalam cangkir Miessen yang unik. Menurut beberapa reporter BuzzFeed, kopi itu benar-benar gelap, manis, dan cokelat.  Mereka sepakat bahwa kopi itu benar-benar enak.

 

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini