Pemerintah Tegaskan Ekonomi Nasional Tetap Cerah Menyambut HUT ke-81 RI

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah menegaskan bahwa perekonomian nasional tetap berada pada jalur yang positif di tengah dinamika ekonomi global.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan bahwa berbagai indikator makroekonomi menunjukkan Indonesia berada di jalur yang tepat.

“Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Inflasi tetap terkendali, sektor manufaktur kembali menunjukkan ekspansi, dan neraca perdagangan terus mencatat surplus sehingga menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” ujanya.

Haryo menambahkan bahwa pemerintah akan terus memperkuat transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, peningkatan investasi, perluasan akses pasar ekspor, serta percepatan digitalisasi agar perekonomian nasional semakin tangguh menghadapi ketidakpastian global.

Menurutnya, koordinasi antarkementerian dan lembaga akan terus diperkuat sehingga stabilitas ekonomi dapat tetap terjaga sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat.

Optimisme tersebut turut diperkuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,6–6 persen.

“Saya melihat prospek ekonomi Indonesia tetap sangat baik. Dengan konsumsi domestik yang kuat, investasi yang terus meningkat, serta efektivitas kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi berada pada jalur yang positif,” katanya.

Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga keberlanjutan APBN sebagai instrumen utama untuk mendukung pembangunan, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kepercayaan pelaku usaha.

Menurutnya, berbagai program strategis pemerintah akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea, menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, kecukupan likuiditas, serta efektivitas bauran kebijakan moneter untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Bank Indonesia akan terus memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah sehingga dunia usaha memiliki kepastian dalam melakukan ekspansi,” ujar Erwin.

Ia menambahkan bahwa stabilitas moneter merupakan fondasi penting bagi peningkatan investasi, penguatan sektor riil, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.

Sejumlah indikator ekonomi terkini menunjukkan fondasi perekonomian Indonesia tetap kuat. Aktivitas manufaktur yang kembali berada di zona ekspansi, inflasi yang terkendali, serta surplus perdagangan yang berlanjut menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rumah Subsidi Jadi Wujud Komitmen Pemerintah Mengisi Kemerdekaan dengan Kesejahteraan

Oleh: Nareswara PutraMomentum Hari Kemerdekaan Indonesia menjadi saat yang tepat untuk melihat berbagai upaya pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan bagi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini