Program MBG Tetap Bergulir Usai Libur Lebaran, Jangkau Lebih Banyak Penerima Manfaat

Baca Juga

Mata Indonesia, JAKARTA – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan setelah libur Idul Fitri 2026. Program yang menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat tersebut bahkan akan memasuki fase perluasan cakupan sehingga dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa kabar mengenai penghentian program MBG setelah Lebaran tidak benar. Ia memastikan program tersebut akan terus berjalan dan justru diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” jelas Dadan Hindayana.

Menurut Dadan, setelah periode Idulfitri, program MBG akan memasuki tahap ekspansi layanan secara signifikan. Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah meningkatkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi pusat distribusi makanan bergizi bagi para penerima manfaat di berbagai wilayah.

“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idul Fitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” ujarnya.

Selain memperluas jangkauan program, BGN juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Dadan mengatakan bahwa penyajian menu MBG akan kembali menggunakan bahan makanan segar yang memenuhi standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tegas Dadan.

Keberhasilan pelaksanaan program MBG di sejumlah daerah juga menjadi indikator positif bagi keberlanjutan program ini secara nasional. Salah satu wilayah yang menunjukkan capaian signifikan adalah Provinsi Jawa Tengah yang hingga akhir Februari 2026 telah mencapai realisasi penerima manfaat sebesar 96,98 persen dari total sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa program MBG dapat berjalan secara efektif ketika didukung oleh koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

“Rupanya Jawa Tengah ini semua juaranya. Juara MBG, Kopdes, dan juara Swasembada Pangan,” kata Zulhas di Semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas terhadap pembangunan ekonomi rakyat.

”Pelaksanaan program tersebut turut melibatkan berbagai sektor ekonomi seperti petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, hingga koperasi desa,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Film Pesta Babi Ilusi, Pembangunan Ekonomi Papua Telah Jaga Keseimbangan Ekologi

Mata Indonesia, Jayapura — Pembangunan ekonomi di Papua terus diarahkan pemerintah dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi serta keberlanjutan lingkungan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini