Home News Jelang Ramadhan, Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman dan Tercukupi

Jelang Ramadhan, Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman dan Tercukupi

0
2

MataIndonesia, Jakarta – Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang bulan suci Ramadhan 2026 hingga perayaan Idul Fitri. Kepastian tersebut disampaikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berdasarkan hasil pemantauan stok dan distribusi energi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terdampak bencana.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyatakan bahwa secara nasional stok BBM berada di atas batas minimum coverage days (CD) yang telah ditetapkan bersama. Untuk jenis bensin atau gasoline, stok tercatat berada di atas 25 hari, sementara untuk solar atau gasoil berada di atas 15 hari.

“Kondisi ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026,” ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan, selain bensin dan solar, ketersediaan avtur dan kerosin juga berada dalam posisi aman.

“Alhamdulillah, cukup bagus posisinya. Avtur memiliki coverage days sekitar 29,9 hari dan kerosin 20,1 hari. Artinya, stok ini aman untuk menyongsong Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” kata Wahyudi.

Menurut Wahyudi, kunjungan kerja tersebut turut membahas ketersediaan BBM nasional serta kelancaran distribusi BBM subsidi di wilayah yang terdampak bencana, khususnya di Pulau Sumatera. Ia menegaskan bahwa stok BBM subsidi dan kompensasi untuk kebutuhan kendaraan berat, operasional posko, hingga penyediaan energi di hunian sementara telah tersedia secara memadai.

“BPH Migas bersama badan usaha penugasan terus bersinergi menjaga kelancaran distribusi agar pemulihan masyarakat berjalan optimal,” ujarnya.

Di tingkat daerah, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Maluku Utara juga memastikan pasokan BBM dan elpiji aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ketua DPC Hiswana Migas Maluku Utara, Nasri Abubakar, mengatakan koordinasi intensif telah dilakukan bersama Pertamina, pengusaha SPBU, agen, dan pangkalan elpiji.

“Secara umum stok BBM dan elpiji dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, maupun sektor usaha,” kata Nasri.

Nasri menambahkan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan konsumsi, termasuk penambahan pasokan fakultatif dan penguatan pengawasan distribusi. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan. Jika ada kendala, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tuturnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah dan para pemangku kepentingan optimistis kebutuhan energi nasional selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026 dapat terpenuhi secara aman, lancar, dan berkelanjutan.