Home News Pemerintah Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Investasi Jangka Panjang Bangun SDM Unggul

Pemerintah Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Investasi Jangka Panjang Bangun SDM Unggul

0
3

MataIndonesia, Banjarbaru – Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Peresmian tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan di seluruh Tanah Air.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik sekolah, melainkan bentuk nyata kehadiran negara bagi rakyat kecil. Ia menyebut pendidikan sebagai kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan yang telah berlangsung lintas generasi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini adalah ikhtiar negara agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Prabowo saat peresmian.

Prabowo juga mengaku terharu ketika melihat langsung kondisi para siswa yang kini bisa mengenyam pendidikan secara layak. Ia menilai program ini sebagai langkah awal menuju pemerataan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

“Saya melihat sendiri semangat anak-anak ini. Terus terang saya sangat terharu, bahkan sulit menahan air mata. Inilah alasan negara harus hadir secara nyata,” kata Prabowo.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu yang menggabungkan pendidikan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan keluarga. Menurutnya, program ini menyasar anak-anak yang selama ini berada di luar jangkauan sistem pendidikan formal.

“Sekolah Rakyat adalah model pengentasan kemiskinan terpadu dari Presiden. Anak-anak yang masuk di sini berasal dari keluarga miskin ekstrem, dan negara mengambil alih tanggung jawab pendidikan mereka,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, melalui sistem berasrama dan pendampingan intensif, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membentuk karakter, keterampilan, serta membuka peluang masa depan yang lebih luas bagi para siswa.

“Ini bukan sekadar sekolah, tetapi tempat menanam harapan. Presiden ingin memastikan kemiskinan tidak diwariskan kepada generasi berikutnya,” lanjutnya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo menyebut program ini sebagai upaya strategis membangun sumber daya manusia unggul sejak dini.

“Sekolah Rakyat adalah investasi bangsa. Kita sedang menyiapkan generasi masa depan agar Indonesia lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.

Dari daerah, dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh pemerintah daerah. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menilai kehadiran Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan gratis bagi keluarga miskin yang selama ini mengalami keterbatasan.

“Ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat kurang mampu. Anak-anak kini bisa bersekolah tanpa memikirkan biaya,” ujar Fairid.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah menampung ribuan siswa dengan dukungan ribuan guru dan tenaga pendidik. Pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Rakyat akan terus bertambah hingga ratusan titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari visi besar pemerintahan Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.