Makan Bergizi Gratis Sukses, Pemerintahan Prabowo-Gibran Raih Dukungan Besar

Baca Juga

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menuai dukungan luas dari berbagai pihak. Komitmen pemerintah dalam memastikan gizi seimbang bagi anak-anak Indonesia dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menyempurnakan program ini agar dapat diakses oleh seluruh anak-anak Indonesia. Ia menyoroti pentingnya percepatan penyaluran dan kualitas pelaksanaan MBG.

“Program MBG ini bukan sekadar kebijakan pemerintah, melainkan tantangan bersama. Seluruh pihak perlu berperan aktif agar program ini dapat berjalan dengan efektif, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Dadan dalam keterangannya pada Rabu, 5 Februari 2025.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meninjau langsung pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah di Jakarta. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan penyempurnaan program ini demi menjangkau lebih banyak anak-anak di daerah terpencil dan kurang mampu.

“Pemerintah berkomitmen menyempurnakan program Makan Bergizi Gratis agar dapat menjangkau seluruh anak di Indonesia. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, menyatakan bahwa MBG memiliki dampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi daerah. Aliran dana yang mencapai Rp6-7 miliar ke desa-desa diperkirakan mampu meningkatkan dinamika ekonomi setempat.

“Program ini tidak hanya menyiapkan Generasi Emas 2045, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi hingga pelosok desa, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan,” ujar Agus.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengapresiasi Kemensos yang semakin efektif bekerja berkat data sosial yang lebih akurat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, anggota Komisi II DPRD Medan, Tia Ayu Anggraini, menyebut bahwa MBG menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi seimbang serta mencegah stunting. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendukung program ini demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan maju.

Dengan kesuksesan yang telah dicapai dan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, program MBG menjadi salah satu tonggak penting dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Keberlanjutan dan optimalisasi program ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi bangsa Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini