KPU Karawang: 23 Partai Bakal Jadi Peserta Pemilu Tahun 2024

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG-Setelah ditetapkannya 23 partai dengan mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024, secara otomatis KPU di daerah harus bersiap untuk memulai verifikasi pelaksanaan kegiatan administasi.

“Kami di Kabupaten Karawang menindaklanjuti,dan sudah mempersiapkan infrastruktur, guna untuk kegiatan verifikasi pelaksanaan administrasi,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Karawang, Kasum Sunjaya.

Hal itu dilakukan kata dia, agar ketika ada perintah dari KPU RI datang dan diturunkan ke Kabupaten Karawang pihaknya sudah siap melaksanakan tahapan penyelenggaraan verifikasi administrasi keanggotaan peserta partai politik untuk menjadi peserta pemilu tahun 2024.

Meskipun demikian, untuk pelaksanaan verifikasi dokumen persyaratan itu dilaksanakan mulai dari 22 Agustus sampai dengan 22 September tahun 2022.

“Hari ini kita ada kunjungan dari KPU Jawa Barat. Kedatangan mereka untuk melihat secara langsung kesiapan kita untuk pelaksanaan kegiatan verifikasi administrasi yang akan dilaksanakan dikabupaten Karawang,” ujarnya.

Terkait keanggotaan Partai politik yang akan diverikasi administrasi Kedepan sebagai 39.9780 keanggotaan.

KPU Karawang berharap semoga pelaksanaan kegiatan verifikasi administrasi berjalan sesuai dengan tahapan serta dilancarkan sehingga kegiatan pelaksanaan verifikasi administrasi dapat berjalan dengan baik.

Reporter: Nurjaya Bachtiar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini