Innalilah! Pesawat Dimonim Pecah Ban dan Tergelincir di Papua

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Lagi dan lagi kecelakaan pesawat terjadi di Indonesia. Kali ini, pesawat Dimonim Air dikabarkan tergelincir setelah mengalami pecah ban kiri di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Jayapura, Papua.

Dijelaskan Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto, pesawat yang membawa 11 penumpang itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 12.30 WIT, Sabtu 17 Agustus 2019.

“Iya benar pesawat dari Jayapura tujuan Mulia mengalami kecelakaan karena ban sebelah kiri pecah,” ujar Ari.

Akibat pecah ban tersebut, pilot Jhonny ST sebagai nahkoda kesulitan mengenadikan pesawat. Kemudian, pesawat mulai oleng hingga menabrak pagar pembatas di bandara.

Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun pesawat mengalami kerusakan di ban sebelah kiri dan baling-baling depan.

Pesawat ini membawa penumpang dan kru yakni yakni Jhonny S.T (pilot), Firman G (FO),Briptu Widhi Nugraha, Romoaldus, Yohanes, Tekimin, Nelson Wonda, Tonen Kogoya, Junedi L, Menenak. E dan Tewingga.E.

Berita Terbaru

Persiapan Relaunching AMANAH Hadirkan Ruang Inovasi Daur Ulang, Dorong Ekonomi Kreatif Pemuda Aceh

Oleh : Sylmi Mubarok*)Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menghadirkanterobosan baru melalui Ruang Inovasi berbasis daur ulang yang menjadi simbol penguatanekonomi kreatif di kalangan pemuda Aceh. Program ini menampilkan berbagai produkinovatif hasil olahan sampah seperti SOBOTIK (sofa botol plastik), briket ampas kopi, hingga eco enzym, yang tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga ramah lingkungan. Kehadiran inisiatif tersebut menegaskan komitmen AMANAH dalam mendorong lahirnyagenerasi muda yang kreatif, produktif, sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.Keberadaan kawasan kreatif AMANAH di Ladong, Aceh Besar, menjadi simbol konkret darikeseriusan dalam membangun fondasi ekonomi masa depan. Dengan nilai investasi mencapaisekitar Rp200 miliar sejak diresmikan pada akhir 2024, AMANAH kini hadir sebagai pusatinovasi yang menggabungkan berbagai sektor strategis, mulai dari industri kreatif, pertanianmodern, hingga pengembangan UMKM berbasis teknologi.Dalam relaunching kali ini, AMANAH menampilkan berbagai program unggulan yang menegaskan arah pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satusorotan utama adalah kehadiran Ruang Inovasi yang menampilkan enam produk hasilpengolahan sampah bernilai ekonomi tinggi. Produk-produk tersebut meliputi SOBOTIK (sofa berbahan botol plastik), briket dari ampas kopi, pouch dari kain perca, pupuk berbahandaun nilam, eco enzym, serta berbagai produk daur ulang dari sampah plastik rumah tangga.Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga mengintegrasikan prinsipekonomi sirkular dalam pengembangan industri kreatif. Generasi muda tidak hanya didoronguntuk menciptakan produk, tetapi juga untuk menghadirkan solusi atas persoalan lingkunganyang semakin kompleks.Selain itu, geliat UMKM binaan AMANAH juga semakin terlihat nyata. Hingga 17 April 2026, tercatat sebanyak 45 produk UMKM telah terverifikasi, dengan 40 produk di antaranyatelah dipajang di Galeri UMKM. Sementara itu, lima produk lainnya masih dalam proses kurasi di sekretariat AMANAH Banda Aceh. Capaian ini menunjukkan bahwa AMANAH tidak hanya menjadi ruang kreativitas, tetapi juga menjadi inkubator bisnis yang mampumengantarkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, sebelumnya juga menilai bahwa fasilitasyang dimiliki Gedung AMANAH merupakan lompatan besar dalam mendukungpengembangan potensi anak muda. Dengan adanya studio musik modern, ruang podcast, hingga bengkel kreatif,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini