MATA INDONESIA, SEVERODONETSK – Seorang jurnalis Prancis, Frederic Leclerc-Imhoff yang bertugas di Ukraina tewas di dekat kota Severodonetsk. Dia sedang meliput operasi evakuasi untuk televisi BFMTV.
Petugas setempat mengatakan, Frederic menderita luka fatal di bagian leher setelah pecahan peluru menembus kendaraan lapis baja yang dia tumpangi. Rekannya, Maxime Brandstaetter juga terluka tapi selamat.
Ini adalah perjalanan kedua Frederic ke Ukraina untuk meliput perang. Dia telah bekerja untuk BFMTV selama enam tahun.
“Peristiwa tragis ini mengingatkan kita akan bahaya yang dihadapi oleh semua jurnalis yang melaporkan konflik ini dengan mempertaruhkan nyawa mereka selama lebih dari tiga bulan belakangan,” bunyi pernyataan BFMTV.
Dari foto yang beredar menunjukkan truk yang rusak parah dengan kaca bagian depan pecah dan darah di bagian dalam.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberi penghormatan kepada Frederic.
“Wartawan Frédéric Leclerc-Imhoff berada di Ukraina untuk menunjukkan realitas perang. Di atas bus kemanusiaan, bersama warga sipil yang terpaksa melarikan diri untuk menghindari bom Rusia, dia ditembak mati,” cuit Macron, di Twitter.