Mulai Hari Ini, SD dan SMP di Jayapura Belajar Tatap Muka

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jayapura mulai melakukan belajar tatap muka, Senin 3 Januari 2022.

Pemkot Jayapura akan memantau perkembangan kasus Covid-19 di bulan Januari 2022. Ini merupakan salah satu upaya untuk memastikan apakah pembelajaran tatap muka tetap dilanjutkan atau kembali ke belajar daring mengingat merebaknya varian Omicron.

“Penerapan pembelajaran tatap muka itu dilaksanakan karena 90 persen guru sudah divaksinasi Covid-19,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano.

“Sejak 21 Desember 2021, kasus Covid-19 sudah nihil dan terus berharap semua pihak tetap menerapkan prokes,” ujarnya.

Sekolah juga menerapkan prokes ketat sehingga diharapkan tidak terjadi penularan di lingkungan sekolah. Untuk saat ini, mudir TK dan PAUD belum diizinkan belajar tatap muka.

“Mungkin setelah evaluasi bulan Januari baru diputuskan kapan TK dan PAUD diizinkan tatap muka,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini