Hari Ini Messi Resmi Bukan Pemain Barcelona Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, BARCELONA – Masa depan Lionel Messi di Barcelona menemui titik terang. Mulai hari ini 1 Juli 2021, La Pulga bukan pemain Blaugrana lagi.

Kontrak Messi bersama Barcelona berakhir pada Rabu 30 Juni 2021. Artinya, hari ini pria asal Argentina itu bukan lagi pemain klub asal Katalunya tersebut.

Messi menandatangani kontrak pertamanya bersama Barcelona pada 7.504 hari lalu. Bahkan, dia membubuhkan kontraknya tersebut di atas sebuah serbet.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, terus berusaha meyakinkan Messi bertahan di Camp Nou dan mengajukan tawaran kontrak baru. Tapi, hingga batas waktu 30 Juni, tidak ada penandatangan kontrak baru.

Meski demikian, bukan berarti Messi meninggalkan klub, karena petinggi Barcelona yakin kontrak baru akan diteken dalam waktu dekat. Hanya saja, saat ini peemain 34 tahun itu bukan lagi menjadi bagian tim Azulgrana.

Hubungan Messi dan Laporta sebenarnya sangat baik. Tapi, krisis finansial yang dialami klub membuat proses negosiasi berjalan alot. Kabarnya, harus ada beberapa pemain yang dilepas demi mengamankan tanda tangan ayah tiga anak itu.

Dikutip dari Marca, Kamis 1 Juli 2021, Laporta meminta fans tetap tenang karena kontrak baru akan ditandatangani dalam waktu dekat. Ada beberapa detail yang masih belum menemui titik temu.

Messi menghabiskan kariernya bersama Barcelona mulai dari akademi La Masia. Dia melakoni debut di 2004 di bawah pelatih Frank Rijkaard. Semua gelar di semua level sudah dimenangkannya termasuk trofi individual dan beberapa pemecahan rekor.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Danantara dan Langkah Strategis Menuju Ekosistem Teknologi Modern

*) Oleh : Devita AdastriPembentukan Danantara dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintahdalam memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional yang berbasis inovasi dan teknologi modern. Kehadiran lembaga investasi nasional tersebut tidak hanyadipandang sebagai instrumen pengelolaan aset negara, tetapi juga sebagaipenggerak transformasi menuju ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi, adaptif, dan kompetitif di tingkat global. Di tengah persaingan ekonomi digital yang semakinketat, Indonesia membutuhkan fondasi investasi yang mampu mendukung percepatanpembangunan sektor-sektor strategis berbasis teknologi agar tidak tertinggal darinegara lain di kawasan Asia maupun dunia.Dalam konteks perkembangan global, teknologi kini menjadi faktor utama yang menentukan daya saing sebuah negara. Negara-negara maju berlomba memperkuatinvestasi pada kecerdasan buatan, pusat data, energi hijau, kendaraan listrik, industrisemikonduktor, hingga transformasi layanan digital publik. Indonesia pun memilikipeluang besar untuk mengambil peran penting dalam rantai ekonomi digital global karena didukung jumlah penduduk yang besar, pengguna internet yang terusmeningkat, serta potensi bonus demografi. Namun, potensi tersebut memerlukandukungan pendanaan jangka panjang dan tata kelola investasi yang kuat agar mampuberkembang secara berkelanjutan. Di sinilah Danantara dipandang memiliki peranpenting sebagai katalisator pembangunan ekonomi berbasis teknologi.Chief Technology Officer...
- Advertisement -

Baca berita yang ini